- Home
-
- Megapolitan
-
- IPA Portable Standar PAM J...
IPA Portable Standar PAM Jaya Sulap Air Sungai Tamiang Jadi Ribuan Liter Air Bersih
Jumat, 09 Jan 2026, 17:15 WIBJAKARTA - Upaya penyediaan air bersih terus dilakukan di Kabupaten Aceh Tamiang melalui pengoperasian Instalasi Pengolahan Air (IPA) Portable. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026, sebagai respons terhadap kebutuhan air bersih masyarakat.
Teknologi atau standar operasional IPA Portable ini mengacu pada sistem yang telah sukses diimplementasikan oleh PAM Jaya untuk menjamin kualitas air yang didistribusikan. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengambilan sekaligus pemeriksaan kualitas air baku dari Inlet PDAM Tamiang. Air baku tersebut bersumber dari Sungai Tamiang yang menjadi salah satu sumber utama air di wilayah tersebut.
Pemeriksaan kualitas air dilakukan untuk memastikan air layak diolah menjadi air bersih yang aman bagi masyarakat. Proses ini menjadi tahapan awal sebelum air masuk ke sistem pengolahan menggunakan teknologi IPA Portable.
Selain pengujian air baku, petugas juga melakukan persiapan satu unit mobil IPA Portable. Mobil ini disiapkan untuk melakukan proses pengolahan air bersih secara mandiri di lapangan.
Keberadaan IPA Portable dinilai penting karena mampu menjangkau wilayah yang membutuhkan pasokan air bersih secara cepat. Dengan sistem ini, pengolahan air dapat dilakukan langsung di lokasi tanpa harus bergantung pada instalasi permanen.
Seiring dengan pengolahan air, kegiatan distribusi air bersih juga dilakukan ke wilayah terdampak. Pendistribusian dilakukan menggunakan empat unit mobil tangki air.
Masing-masing mobil tangki memiliki kapasitas 4.000 liter air bersih. Total air yang disalurkan diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Distribusi air bersih dilakukan ke Desa Babo, Kecamatan Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang. Wilayah tersebut menjadi salah satu lokasi prioritas dalam penyaluran bantuan air bersih.
Sumber air yang digunakan untuk mobil tangki berasal dari air produksi PDAM Aceh Tamiang. Air tersebut telah melalui proses pengolahan sesuai standar yang berlaku.
Selain kegiatan air bersih, turut dilakukan kegiatan tambahan berupa penyaluran bantuan sosial. Bantuan tersebut menyasar lembaga pendidikan keagamaan di wilayah Aceh Tamiang.
Penyaluran bantuan dilakukan ke Pondok Pesantren Darul Zikri yang berada di Dusun Tanjung Desa, Kecamatan Rantau. Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan dasar dan perlengkapan pendidikan.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa pakaian, payung, Al-Qurâan, buku tulis, peralatan tulis, serta susu. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung aktivitas belajar dan keseharian para santri.
Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari upaya terpadu untuk membantu masyarakat dan lembaga pendidikan yang membutuhkan dukungan. Pelaksanaan kegiatan pada 8 Januari 2026 tersebut diharapkan memberi dampak langsung bagi warga Aceh Tamiang.
Sinergi pengetahuan teknis ini menjadi bukti bahwa inovasi distribusi air bersih dari pusat seperti Jakarta dapat diadaptasi dengan baik oleh PDAM Aceh Tamiang
- PDAM
- PAM Jaya
- krisis air bersih
- distribusi air bersih
- banjir sumatera 2025
- bantuan korban banjir
- Bencana Banjir di Aceh dan Sumatera
- Banjir Aceh
- Aceh Tamiang
- Air Bersih
- IPA Portable
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
BGN Wajibkan Pengawasan Limbah MBG Tiap 3 Bulan, Tekan Risiko Pencemaran Lingkungan
-
Dari Rendang Sampai Kafe Kekinian, Kuliner Padang Sumbang Rp5 Miliar ke PAD
-
PAM Jaya Beri Toren Gratis untuk Warga DKI Jakarta
-
Pementasan teater Nilonali Sang Putri Bungo Karang
-
Dampingi Presiden Salat Id di Aceh Tamiang, Menteri PU Pastikan Rumah Hunian Telah Ditempati
-
Berkah Lebaran, Pedagang Sate Maranggi di Purwakarta Naik Omzet
-
Menteri Ekraf Optimistis Film Indonesia Bisa Mendunia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.