Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Warga Kaltim Waspadai Dampak Puncak Musim Hujan Januari
Jumat, 09 Jan 2026, 10:03 WIBBALIKPAPAN - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mengajak warga Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mewaspadai dampak puncak hujan sepanjang Januari ini, seperti banjir, tanah longsor, dan kemungkinan pohon tumbang karena hujan berpotensi disertai angin kencang.
"Berdasarkan analisis dan pemantauan data curah hujan, wilayah Kaltim masih berada dalam musim hujan. Bahkan pada Januari ini diprediksi menjadi puncak musim hujan ," ujar Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani di Balikpapan, Jumat (9/1).
Ia menyebut bahwa Kaltim memiliki topografi yang menarik, yakni dengan pesisir di sepanjang bagian timur Seperti Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Kutai Kartanegara, kemudian terdapat dataran tinggi di bagian barat seperti Kabupaten Mahakam Ulu, sehingga hal ini berdampak pada perbedaan suhu dan cuaca.
Di sisi lain, wilayah Kaltim juga dipengaruhi dengan arus air Sungai Mahakam, karena itu ia mengajak semua unsur mewaspadai hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai angin kencang secara tiba-tiba maupun kilat atau petir.
Sedangkan untuk wilayah perairan Kaltim, ia juga mengajak nelayan dan pihak terkait mewaspadai angin kencang yang dapat menambah tinggi gelombang.
Olin, sapaan akrabnya, melanjutkan bahwa sepanjang Januari ini masih berada dalam periode musim hujan, sehingga masyarakat di Kabupaten Mahakam Ulu, Kota Bontang, Balikpapan, Samarinda, Kabupaten Paser, Kutai Timur, Penajam Paser Utara, dan Kutai Kartanegara, mewaspadai banjir, tanah longsor, dan dampak lain akibat hujan.
Ia juga mengapresiasi sejumlah kabupaten/kota yang telah memasang rambu-rambu rawan banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang seperti di Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan lainnya, karena hal ini merupakan salah satu cara mengurangi risiko bencana.
"Dinamika cuaca dapat berganti secara tiba-tiba dan mempengaruhi aktivitas. Adanya topografi yang dimiliki oleh wilayah Kaltim, maka kami mohon memperhatikan info cuaca pada dini hingga pagi hari untuk wilayah pesisir, kemudian sore hingga malam hari di wilayah darat, ketika suhu udara terasa sangat terik pada siang hari, selalu ada potensi hujan pada waktu-waktu tersebut," kata Olin.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Banten pada 3-8 Mei, BMKG Minta Warga Waspada
-
Wah, di Papua pun Sudah Banyak Mafia Tanah Berkeliaran
-
Hari Pertama Pelaksanaan TKA Jenjang SMP
-
Masuki Pancaroba, BMKG Minta Warga Bandung Raya Waspadai Cuaca Ekstrem
-
Cuaca Ekstrem hingga 24 Mei, BPBD DKI Minta Warga Waspada Banjir
-
Pemerintah Perkuat UMKM Pertanian Lewat Inovasi, Akses Pasar, dan KUR
-
Angkasa Pura Indonesia dan AirNav Pastikan Operasional Bandara Soetta Tetap Terkendali Saat Cuaca Buruk
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.