Mengenal Danau Laut Tinggal, Danau Kaldera Purba di Sumatera Barat
Kamis, 08 Jan 2026, 19:51 WIBKoran Jakarta - Sumatera Barat dikenal dengan pesona danau-danau vulkaniknya seperti Maninjau dan Singkarak. Namun, di balik hutan belantara Bukit Barisan, tersembunyi sebuah permata alam yang masih perawan dan penuh tantangan: Danau Laut Tinggal.
Terletak di ketinggian sekitar 1.590 mdpl di dalam hutan lindung, tepatnya di Jorong Sitabu, Nagari Rabi Jonggor, Kabupaten Pasaman Barat, danau ini merupakan danau kawah purba dari Gunung Malintang. Berbeda dengan danau lain yang mudah diakses, Laut Tinggal menawarkan petualangan sejati. Perjalanan dimulai dari Desa Sitobu, dengan waktu tempuh mencapai 4-5 hari pulang-pergi melalui medan yang sangat berat, mirip pendakian gunung.

Rute menuju danau adalah ujian ketangguhan. Pengunjung harus trekking berhari-hari, menyusuri tepi sungai Batang Kanaikan, melewati bekas permukiman Simpang Lolo, dan beristirahat di kawasan Sosopan yang memiliki mata air panas alami. Jalannya menanjak curam, sering tertutup semak, dan mengharuskan kita berpegangan pada akar atau batang pohon.

Segala lelah terbayar saat tiba di tepian danau seluas sekitar 3 km². Pemandangannya memukau: airnya jernih di tepi dan berwarna hijau toska di tengah, dikelilingi hutan primer yang asri dengan pohon pandan hutan raksasa. Penelitian dari ilmuwan Jerman pada 2004 mengungkap bahwa danau ini memiliki kadar keasaman tinggi (pH 2) karena kandungan belerang, sehingga tidak ada kehidupan biota di dalamnya. Kedalamannya mencapai sekitar 62 meter.

Ekspedisi dari IPB University pada 2023 mencatat kekayaan biodiversitas di sekitarnya, termasuk 55 jenis flora, owa siamang, rangkong, dan elang ular bido. Mereka merekomendasikan kawasan ini untuk dikembangkan sebagai ekowisata yang menjaga kelestarian.
Sebelum mengunjungi Danau Laut Tinggal, usahakan anda siapkan beberapa hal berikut:
a. Tempat ini hanya cocok untuk penyuka petualangan alam terbuka (pendaki/penjelajah).
b. Disarankan grup berisi 8-10 orang dengan pemandu lokal berpengalaman.
c. Bawa tenda, peralatan masak, logistik makanan, obat-obatan, jas hujan, dan perlengkapan survival. Bawa kembali semua sampah.
d. Selalu lapor kepada perangkat desa setempat di Desa Sitobu sebelum memulai perjalanan.
Danau Laut Tinggal bukan sekadar destinasi, melainkan sebuah ekspedisi yang menawarkan kesunyian, keaslian alam, dan kepuasan menaklukkan tantangan bagi jiwa petualang sejati. Keindahannya yang masih perawan adalah bukti betapa alam Sumatra masih menyimpan misteri yang menunggu untuk dijelajahi.
- Danau Singkarak
- Danau Maninjau
- Danau Laut Tinggal
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Winoto Wahyu
Berita Terkait:
-
Arsenal Hadapi Crystal Palace di EFL Cup: Prediksi, Kabar Tim, dan Perkiraan Susunan Pemain
-
Imbas Perubahan Iklim, Musim Berkembang Biak Penguin Antarktika Bergeser Drastis
-
Pertamina Segera Luncurkan BBM Baru Biosolar Performance untuk Industri pada 2026
-
Huntara di tepi Danau Singkarak sudah ditempati
-
Konsorsium PGE-PLN IP Sepakati Tarif dengan PLN untuk PLTP Ulubelu Bottoming Unit
-
Rilis Kampanye Baru, Tumi Gandeng Lando Norris dan Nelly Korda
-
Menyentuh, Warga Terisolasi Gayo Hadiahi Heli Bantuan TNI Sepikul Durian
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.