Kemenkeu Ungkap Daya Tahan Ekonomi Indonesia Kuat

Kamis, 08 Jan 2026, 06:25 WIB

JAKARTA - Kementerian Keuangan menyatakan perekonomian Indonesia hingga akhir 2025 menunjukkan daya tahan yang kuat di tengah tekanan global. Hal ini menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat pada tahun ini.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu, Rabu (7/1) di Jakarta.

Ket. Foto: Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu — Sumber: RRI/Magdalena Krisnawati

"Perekonomian Indonesia pada 2025 tetap resilien didukung aktivitas manufaktur yang ekspansif, inflasi terkendali, dan surplus neraca perdagangan" ujar dia.

Menurut Febrio, kinerja aktivitas manufaktur masih positif ditandai dengan Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur di atas angka 50.Dibandingkan pada November 2025 yang tercatat 53,3, PMI Manufaktur Indonesia pada Desember 2025 memang turun menjadi 51,2.

Namun, lanjut dia, ini menunjukkan aktivitas manufaktur masih dalam level ekspansif. Hal ini didukung kuatnya permintaan domestik, peningkatan ketenagakerjaan, serta aktivitas pembelian bahan baku.

"Prospek sektor manufaktur ke depan tetap positif didukung optimisme pelaku usaha yang tetap kuat," ucap dia. "Keyakinan pelaku usaha mencapai level tertinggi dalam tiga bulan terakhir."

Aktivitas manufaktur negara mitra utama Indonesia secara umum juga berada di zona ekspansif.PMI manufaktur Amerika Serikat (AS) berada di level 51,8, sedangkan Tiongkok 50,1 dan India 55,7.

PMI manufaktur negara-negara Asean juga menguat, dan menjadi sinyal positif bagi permintaan ekspor Indonesia. PMI manufaktur Thailand misalnya tercatat di level 57,4 dan Malaysia pada 50,1.

Sementara itu, neraca perdagangan Indonesia pada 2025 juga masih melanjutkan tren surplus. Secara kumulatif dari Januari hingga November 2025, surplus neraca perdagangan tercatat sebesar USD38,54 miliar.

Nilai ekspor pada Januari-November 2025 mencapai USD256,56 miliar, naik 5,61 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024. Sektor industri pengolahan menjadi kontributor utama peningkatan ekspor dengan andil sebesar 10,41 persen.

Sedangkan nilai impor pada Januari-November 2025 tercatat sebesar USD218,02 miliar, naik 2,03 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024. Impor barang modal menjadi kontributor utama peningkatan impor dengan andil sebesar 3,28 persen.

Febrio mengatakan untuk mengantisipasi berbagai dinamika global, pemerintah mendorong keberlanjutan hilirisasi sumber daya alam.

"Juga meningkatkan daya saing ekspor nasional dan melakukan diversifikasi mitra dagang utama," ujar dia.

Stabilitas harga sepanjang 2025 juga tetap terjadi, yang tercermin dari laju inflasi terkendali sebesar 2,92 persen. Indeks Keyakinan Konsumen juga menguat ke level 124 dan Indeks Penjualan Riil tumbuh 5,94 persen pada akhir 2025.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, dalam beberapa kesempatan menyatakan pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2025 berada di kisaran 5,6-5,7 persen.

"Sehingga pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 bisa mencapai 5,2 persen sesuai target pemerintah," ujar dia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.