Gelombang Beku di Eropa Tewaskan 6 Jiwa

Kamis, 08 Jan 2026, 02:25 WIB

PARIS – Gelombang suhu dingin yang membekukan sebagian besar wilayah Eropa dalam dua hari dilaporkan pada Selasa (6/1) telah mengakibatkan enam orang tewas di benua itu pada musim dingin ini.

Sejak suhu turun drastis pada Senin (5/1), lima orang tewas di Prancis dan satu perempuan di Bosnia akibat hujan salju dan hujan lebat yang memicu banjir dan pemadaman listrik di seluruh Balkan.

Ket. Foto: Kolam air mancur yang berada dekat Castle of Chenonceau di Prancis membeku akibat gelombang dingin pada Rabu (7/1). Gelombang dingin membeku yang melanda daratan Eropa dilaporkan telah menewaskan 6 orang. — Sumber: AFP/Alain JOCARD

Di Inggris, suhu anjlok hingga -12,5 derajat Celsius pada 5 hingga 6 Januari, sementara suhu di bawah -10 derajat Celcius melanda seluruh Belanda.

“Tadi malam adalah malam terdingin di musim dingin sejauh ini,” kata Kantor Meteorologi Inggris, dengan hampir seluruh wilayah Inggris Raya dalam keadaan waspada terhadap salju dan es, dan diperkirakan akan terjadi lebih banyak hujan salju.

Akibat cuaca dingin yang membuat jalanan berbahaya, tiga orang tewas dalam kecelakaan yang terkait dengan lapisan es yang membeku di jalanan di Prancis barat daya pada Senin pagi, kata pihak berwenang, sementara seorang pengemudi taksi meninggal di rumah sakit pada Senin malam setelah kendaraannya keluar dari jalan dan terjun ke Sungai Marne di wilayah Paris. Polisi Prancis juga melaporkan seorang pengemudi lain meninggal di sebelah timur Paris pada Senin setelah bertabrakan dengan kendaraan pengangkut barang berat.

Sementara itu, Bandara Schiphol Amsterdam, Belanda, mengalami pembatalan penerbangan akibat cuaca buruk untuk hari kedua pada 6 Januari, dengan setidaknya 600 penerbangan ditunda dan para penumpang menghadapi antrean panjang di loket maskapai. SB/AFP/I-1

  • badai salju
  • nordik

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.