Aksi Protes di Iran Terus Berlanjut

Kamis, 08 Jan 2026, 02:10 WIB

TEHERAN – Aksi protes atas melonjaknya biaya hidup di Iran yang pada Rabu (7/1) telah memasuki hari ke-11, belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Terdapat laporan korban jiwa dalam bentrokan antara demonstran dan pasukan keamanan.

Pada akhir Desember, masyarakat mulai turun ke jalan untuk menuntut agar pemerintah berupaya menekan inflasi tinggi yang disebabkan oleh sanksi Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

Ket. Foto: Pasukan keamanan Iran menggunakan gas air mata untuk membubarkan aksi protes atas melonjaknya biaya hidup pada Selasa (6/1). Aksi protes yang telah berlangsung selama 11 hari itu dilaporkan telah menewaskan 36 orang. — Sumber: AFP/UGC

Kantor berita Tasnim, yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran, melaporkan bahwa 10 orang tewas dalam bentrokan tersebut. Sementara sebuah kelompok hak asasi manusia yang berbasis di AS menyebutkan jumlah korban tewas mencapai 36 orang.

“34 dari mereka yang dipastikan tewas adalah demonstran dan dua lainnya berafiliasi dengan pasukan keamanan,” lapor kantor berita Aktivis Hak Asasi Manusia, HRANA.

HRANA juga melaporkan bahwa lebih dari 60 demonstran terluka dan 2.076 ditangkap selama kerusuhan tersebut, yang dipicu oleh krisis ekonomi dan telah menyebar ke-27 dari 31 provinsi.

Sedangkan pihak berwenang Iran belum menerbitkan jumlah korban tewas resmi, tetapi mengatakan tiga personel keamanan telah tewas.

Pemerintah Iran menekankan akan menerapkan langkah-langkah ekonomi yang diperlukan, sementara otoritas keamanan memperingatkan akan meningkatkan penindakan terhadap aksi kekerasan.

Terkait situasi di Iran, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyatakan ia sangat sedih atas laporan korban jiwa dan luka-luka akibat bentrokan antara pasukan keamanan dan demonstran, serta menegaskan perlunya mencegah korban jiwa lebih lanjut, kata juru bicaranya, Stephane Dujarric, kepada wartawan.

"Semua individu harus diizinkan untuk melakukan protes secara damai dan menyampaikan keluhan mereka," ucap Sekjen Guterres. SB/NHK/BBC/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.