- Home
-
- Megapolitan
-
- Setelah Kuningan, Tiang Mo...
Setelah Kuningan, Tiang Monorel di Senayan Juga Bakal Dibongkar Pemprov DKI Jakarta
Rabu, 07 Jan 2026, 13:56 WIBJAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan pembongkaran tiang monorel mangkrak di sejumlah titik Jakarta akan segera dimulai pada pekan depan. Fokus awal pembongkaran berada di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
Selain Rasuna Said, kawasan Senayan juga masuk dalam daftar lokasi pembongkaran tiang monorel. Tiang-tiang yang berdiri di sepanjang Jalan Asia Afrika dipastikan akan ditangani dalam rangkaian pembongkaran yang sama.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, menyebut kawasan Senayan memang termasuk dalam rencana besar penertiban infrastruktur monorel yang terbengkalai. Namun, waktu pelaksanaan pembongkaran di Senayan masih akan ditentukan kemudian.
"Tiang-tiang di kawasan Senayan, sepanjang Jalan Asia Afrika, juga termasuk dalam rencana pembongkaran ini, waktunya nanti ditentukan lagi," kata Chico Hakim kepada wartawan, Rabu (7/1/2026).
Chico menjelaskan, hingga saat ini belum ada keputusan apakah pembongkaran akan dilakukan sekaligus atau secara bertahap. Mekanisme teknis masih dikaji dengan mempertimbangkan keselamatan pekerja dan kondisi lalu lintas di lapangan.
"Belum ada detail eksplisit apakah dilakukan sekaligus semua tiang atau bertahap," ujarnya.
Menurut Chico, pembongkaran akan mengacu pada pengalaman penanganan proyek serupa yang pernah dilakukan sebelumnya di Jakarta. Pendekatan ini dinilai efektif untuk menjaga kelancaran lalu lintas di kawasan padat kendaraan.
Pemprov DKI menegaskan bahwa pembongkaran tiang monorel tidak akan disertai penutupan jalan secara total. Langkah ini diambil untuk meminimalkan dampak kemacetan, khususnya di ruas-ruas utama ibu kota.
"Yang pasti tidak akan ada penutupan jalan total untuk menghindari gangguan signifikan," kata Chico.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan koordinasi ketat dengan Dinas Bina Marga. Pengaturan lalu lintas disiapkan agar aktivitas pembongkaran dapat berjalan beriringan dengan arus kendaraan.
"Dishub Pemprov DKI memastikan pembongkaran dilakukan tanpa penutupan jalan, dengan koordinasi ketat dari Dinas Bina Marga," imbuhnya.
Ia menambahkan, pengalaman sebelumnya menunjukkan pekerjaan pembongkaran infrastruktur dapat dilakukan tanpa harus menghentikan arus lalu lintas. Skema pengaturan di lapangan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing lokasi.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah menyampaikan bahwa pembongkaran tiang monorel akan dimulai pada minggu ketiga Januari 2026. Proses tersebut direncanakan berlangsung pada hari Selasa atau Rabu.
"Pembongkaran monorel akan kami lakukan minggu ketiga, apakah hari Selasa atau Rabu depan, dan untuk itu tidak dilakukan penutupan jalan," kata Pramono Anung di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Selasa (6/1).
Pramono menegaskan, pembongkaran sepenuhnya akan dikoordinasikan oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Aspek keselamatan kerja dan kelancaran lalu lintas menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan di lapangan.
Ia juga memastikan Pemprov DKI siap mengambil alih proses pembongkaran setelah batas waktu yang diberikan kepada pihak terkait dinilai telah terlewati. Keputusan ini diambil untuk menuntaskan persoalan tiang monorel yang telah lama mangkrak.
Keberadaan tiang monorel selama bertahun-tahun dinilai mengganggu estetika kota dan efisiensi ruang jalan. Pembongkaran ini diharapkan menjadi langkah awal penataan ulang kawasan strategis Jakarta.
Dengan dimulainya pembongkaran, Pemprov DKI menargetkan ruang jalan dapat kembali optimal tanpa mengorbankan mobilitas warga. Proses ini juga menjadi sinyal keseriusan pemerintah daerah dalam menyelesaikan proyek infrastruktur terbengkalai.
- infrastruktur
- Pemprov DKI Jakarta
- Tiang Monorel Rasuna Said
- Tiang Monorel Mangkrak
- Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak
- Pembongkaran Tiang Monorel
- Tiang Monorel Senayan
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
HUT Jakarta 2026 ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum dan Tempat Wisata 3 Hari
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
-
Pemprov DKI gelar program operasi bibir sumbing gratis
-
Rekor Baru Singapura: Angka Kasus Korupsi Menurun
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
-
Resmikan Biopori Jumbo Pondok Kelapa, Gubernur Pramono Kebut Target Zero Waste
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.