Serie A Italia: Parma vs Inter Milan, Nerazzurri Jaga Tekanan dalam Perburuan Scudetto

Rabu, 07 Jan 2026, 09:18 WIB

MILAN, ITALIA - Inter Milan akan berupaya mempertahankan posisi puncak klasemen Serie A saat bertandang ke markas Parma di Stadio Tardini, Kamis (8/1) dini hari WIB. Kemenangan menjadi target mutlak Nerazzurri demi terus menekan para pesaing gelar juara.

Pekan lalu, Inter sukses merebut kembali singgasana Serie A setelah menang meyakinkan atas Bologna. Hasil tersebut membawa tim asuhan Cristian Chivu unggul atas rival sekota AC Milan serta juara bertahan Napoli. Kemenangan itu juga terasa istimewa karena menjadi ajang balas dendam atas kekalahan dari Bologna di semifinal Piala Super Italia.

Ket. Foto: Ilustrasi pertandingan Inter Milan vs Parma. — Sumber: AFP

Dalam laga di San Siro, Inter tampil dominan. Piotr Zielinski membuka keunggulan lewat tembakan keras, sebelum Lautaro Martinez mencetak gol liga ke-10-nya musim ini. Gol improvisasi Marcus Thuram praktis mengunci kemenangan, meski Bologna sempat mencetak gol hiburan di menit akhir.

Dipimpin Martinez, Inter kini memiliki lini serang paling produktif di Serie A, mencetak 10 gol lebih banyak dibanding penantang terdekat, AC Milan. Catatan 13 kemenangan dan empat kekalahan tanpa hasil imbang dari 17 laga awal juga menegaskan karakter Inter yang atraktif dan agresif.

Meski masih ada tanda tanya di lini belakang, terutama saat menghadapi laga besar, Inter berada di jalur ideal untuk merebut kembali Scudetto. Di laga tandang, mereka telah mengoleksi 18 poin dari maksimal 24, dan sudah lama tidak menelan kekalahan di Parma.

Parma terakhir kali mengalahkan Inter di Serie A terjadi pada bulan September 2018. Pada pertemuan terakhir di Tardini, April lalu, kedua tim bermain imbang 2-2. Menariknya, Federico Dimarco yang kini menjadi andalan Inter, mencetak gol Serie A pertamanya saat masih membela Parma.

Cristian Chivu juga akan kembali ke Tardini, stadion yang membawanya sukses mempertahankan Parma di Serie A musim lalu. Kini, tongkat estafet telah berpindah ke tangan Carlos Cuesta. Pelatih muda itu perlahan mulai menemukan ritme setelah awal musim yang goyah.

Parma meraih tujuh poin dari empat laga terakhir, termasuk kemenangan atas Fiorentina dan hasil imbang 1-1 melawan Sassuolo lewat gol cantik Mateo Pellegrino. Hasil tersebut membawa Gialloblu naik ke peringkat ke-16, unggul enam poin dari zona degradasi. Namun, menghadapi Inter yang sedang panas, peluang Parma mencatat dua kemenangan kandang beruntun di Serie A untuk pertama kalinya dalam lima tahun tetap dipandang sulit.

Inter masih belum diperkuat wing-back Matteo Darmian dan Denzel Dumfries yang cedera. Andy Diouf juga mengalami masalah kebugaran, namun Ange-Yoan Bonny diperkirakan cukup fit untuk menghadapi mantan klubnya. Dengan kondisi Bonny yang baru kembali berlatih penuh, Marcus Thuram atau Francesco Pio Esposito kemungkinan akan mendampingi Lautaro Martinez di lini depan.

Martinez sendiri membidik rekor pribadi, yakni menjadi pemain Inter pertama sejak 2007 yang mencetak gol dalam enam laga Serie A beruntun. Thuram pun punya motivasi khusus, mengingat ayahnya, Lilian Thuram, pernah membela Parma, dan ia selalu mencetak gol dalam dua pertemuan kontra Parma musim lalu.

Di kubu tuan rumah, Mateo Pellegrino akan memimpin lini serang setelah tampil impresif dalam dua laga terakhir. Abdoulaye Ndiaye masih absen karena cedera pangkal paha, sementara Adrian Benedyczak berpeluang kembali usai sakit. Parma juga menantikan kembalinya Matija Frigan dan kiper utama Zion Suzuki bulan depan.

Perkiraan Susunan Pemain

Parma: Corvi; Del Prato, Circati, Valenti; Britschgi, Bernabe, Keita, Sorensen, Valeri; Ondrejka; Pellegrino

Inter Milan: Sommer; Bisseck, Akanji, Bastoni; Henrique, Barella, Calhanoglu, Zielinski, Dimarco; Thuram, Martinez

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.