Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pramono Resmikan Pasar Kombongan Usai Mangkrak Empat Tahun

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 16:20 WIB | Oleh:
Pramono Resmikan Pasar Kombongan Usai Mangkrak Empat Tahun Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mendengarkan keluhan para pedagang di Pasar Kombongan, Kemayoran, Jakarta Selatan, Selasa (6/1).

JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meresmikan Pasar Kombongan di Kemayoran, Jakarta Pusat usai direvitalisasi setelah mangkrak selama empat tahun.

“Pasar Kombongan sudah mangkrak selama 4–5 tahun. Hari ini sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Pramono saat dijumpai di Pasar Kombongan, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa.

Dalam sambutannya, Pramono menegaskan, revitalisasi Pasar Kombongan merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali pasar-pasar rakyat yang sebelumnya sempat terbengkalai.

Kini, pasar tersebut tampil lebih representatif dengan dua lantai yang mampu menampung 121 kios dan 50 los.

Namun, Pramono menyebut masih ada permasalahan yang harus diatasi di pasar tersebut setelah ia mendengarkan keluhan para pedagang secara langsung.


“Saya ingin pasar ini benar-benar hidup kembali. Karena itu, saya minta masukan langsung dari para pedagang mengenai hal-hal yang perlu diperbaiki agar pembeli semakin banyak datang ke Pasar Kombongan,” jelas Pramono.

Adapun keluhan yang disampaikan para pedagang yakni terkait aksesibilitas pasar yang dinilai menurun sejak adanya penutupan jalur akibat lintasan kereta api.

Pedagang berharap ada pembukaan akses, minimal untuk kendaraan roda dua, agar aktivitas perdagangan kembali bergeliat.

Menanggapi hal tersebut, Pramono langsung meminta jajaran terkait, termasuk Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat dan Perumda Pasar Jaya, untuk segera mencari solusi konkret.

Tak hanya itu, Pramono juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan pasar serta mendorong penerapan sistem transaksi non-tunai.

Menurutnya, digitalisasi melalui QRIS tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga meningkatkan keamanan dan kenyamanan di lingkungan pasar.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya mengelola 153 pasar di seluruh Jakarta. Hingga Desember 2025, Perumda Pasar Jaya telah memperbaiki hampir 84 pasar di Jakarta.

Terkait persoalan parkir liar, Agus memastikan pengelolaan parkir di Pasar Kombongan telah bekerja sama dengan pihak ketiga.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan apabila masih ditemukan praktik parkir tidak resmi.

Pasar Kombongan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, antara lain mushala, toilet umum dan toilet disabilitas, jaringan air PAM, ruang genset, ruang laktasi, area bongkar muat (loading area), area parkir mobil dan sepeda motor, hidran, CCTV, serta tempat penampungan sampah sementara (TPS).

Seluruh kios dan los di pasar ini juga telah menerapkan sistem pembayaran digital melalui QRIS Bank Jakarta.

Adapun pembagian unit usaha di Pasar Kombongan terdiri atas 71 kios dan 50 los di lantai dasar, serta 50 kios di lantai satu. Pada awal 2024, Perumda Pasar Jaya juga telah meresmikan dua pasar lainnya, yakni Pasar Jatirawasari dan Pasar Cilincing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

18 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
Megapolitan
Resmi Dimulai Kembali Jam B...
Megapolitan
WTP Kesembilan Kali untuk P...

Kabar Gembira bagi Warga, Jembatan Senen Kembali Beroperasi

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kabar Gembira bagi Warga, J...

Ribuan Lowongan Kerja Terbuka di Jakarta

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Ribuan Lowongan Kerja Terbu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.