Mensesneg: Pemerintah Dorong Percepatan Kampung Nelayan dan Kapal Tangkap

Rabu, 07 Jan 2026, 18:45 WIB

BOGOR - Presiden RI Prabowo Subianto meminta para menteri Kabinet Merah Putih bekerja lebih cepat dalam menjalankan program-program prorakyat. Khusus untuk Menteri Kelautan dan Perikanan, dia meminta untuk mempercepat pembangunan kampung nelayan serta produksi kapal tangkap ikan.

“Beliau (Presiden) meminta percepatan dalam rangka pembangunan kampung-kampung nelayan. Juga program pembuatan kapal-kapal tangkap ikan,” ujar Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, usai Taklimat Awal Tahun 2026 di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).

Ket. Foto: Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi — Sumber: RRI/Afriani Respati

Prasetyo menjelaskan program kampung nelayan merupakan bagian dari program pemerintah bersifat padat karya dan berorientasi pada peningkatan ketahanan protein nasional.

“Program ini akan meningkatkan produksi protein kita dari sektor perikanan untuk kita bisa meningkatkan asupan protein bagi seluruh rakyat kita,” kata dia.

Ia melanjutkan, Presiden juga memberikan penekanan kepada para menteri koordinator dan menteri terkait. Agar mempercepat pelaksanaan program-program yang bersifat padat karya dan berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja.

“Beliau hanya memberikan gambaran saja secara umum dan sudah disampaikan juga oleh Pak Menko. Teguran dalam artian melecut semangat karena Bapak Presiden memang benar-benar menghendaki kita semua bekerja dengan jauh lebih cepat lagi, terutama di beberapa bidang yang bersifat penciptaan lapangan pekerjaan dan padat karya,” kata Prasetyo.

Bertalian dengan itu, pemerintah menargetkan pembangunan 65 titik Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) rampung pada 31 Januari 2026. Hingga awal tahun ini, progres pembangunan di puluhan titik tersebut telah mencapai sekitar 72 persen meskipun sempat terkendala cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.

Adapun proyek Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari upaya pemerintah memodernisasi permukiman nelayan sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kelautan. Keberadaan kampung nelayan ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat pesisir serta mendukung ketahanan pangan dan protein nasional. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.