• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Kritik Candaan Pandji ke G...

Kritik Candaan Pandji ke Gibran, Tompi Mengaku Tak Punya Urusan Pribadi dengan Komika Itu

Selasa, 06 Jan 2026, 11:05 WIB

JAKARTA - Musisi sekaligus dokter bedah, Tompi, menegaskan dirinya tidak memiliki urusan pribadi dengan komika Pandji Pragiwaksono, yang menyinggung penampilan fisik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai bahan candaan dalam materi "stand-up comedy" miliknya.

Pernyataan Tompi tersebut berkaitan dengan pertunjukan "stand-up comedy" Pandji yang ditayangkan dalam sebuah platform streaming berjudul "Mens Rea". Dalam salah satu segmen pertunjukan itu, Pandji menyebut Wapres Gibran terlihat seperti orang mengantuk.

Ket. Foto: Musisi sekaligus dokter bedah, Tompi, memberikan keterangan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (5/1/2025). — Sumber: ANTARA

"Saya klarifikasi dulu bahwa saya dan Pandji itu berteman. Walaupun dalam beberapa kali urusan politik kita tidak selalu satu 'track', tapi kita temenan. Saya baik-baik aja sama dia, dan enggak punya personal issue, tidak ada urusan pribadi," kata Tompi saat memberikan keterangan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (5/1).

Tompi mengakui bahwa dirinya pernah berkarya bersama Pandji, bahkan berdiskusi termasuk pada topik politik.

Usai menyaksikan pertunjukan stand-up comedy berdurasi dua jam lebih itu, Tompi pun sepakat dengan materi yang dibawakan Pandji yang mengulas kondisi politik di tanah air.

"Hampir semuanya, secara umum saya setuju dengan kontennya. Seratus persen benar. Saya setuju dengan kontennya. Kegelisahannya itu adalah kegelisahan kita semua. Dan dia berhasil menyampaikan pesan itu dengan baik, gitu. Saya cuma menyayangkan satu hal aja," ungkap Tompi.

Meski sepakat dengan materi yang dibawakan Pandji, Tompi menyayangkan kritik terhadap tokoh politik justru menyerang pada penampilan fisik seseorang. Ia menilai kritik seharusnya diutarakan pada kinerja atau kebijakan seseorang, bukan pada penampilan fisiknya.

Tompi yang berprofesi sebagai dokter bedah plastik itu pun menjelaskan bahwa penampilan mata mengantuk yang dimiliki Gibran merupakan kondisi yang anatomis yang bersifat bawaan sejak lahir, dan memiliki istilah medis disebut ptosis.

Orang dengan kondisi mata ptosis, kata Tompi, memiliki kelopak mata yang turun ke bawah, sehingga menyebabkan penglihatan orang tersebut tidak maksimal.

"Ptosis itu otot levator (kelopak mata) kepanjangan turun ke bawah, jadi mata dia tertutup, bukaan matanya tidak maksimal. Pada orang dewasa yang kasus seperti Pak Gibran, Pak Wapres, itu kondisi ptosisnya tidak terlalu berat," kata Tompi.

Adapun pernyataan dr. Tompi ramai di media sosial setelah ia mengunggah pendapat pribadinya tentang pertunjukan stand-up comedy spesial ke-sepuluh dari Pandji Pragiwaksono yang berjudul "Mens Rea".

Dalam unggahan di akun instagram pribadinya @dr_tompi, Tompi menyampaikan kritik bahwa menertawakan kondisi fisik seseorang, apa pun konteksnya, bukanlah bentuk kritik yang cerdas.

"Kritik boleh, satire boleh, humor pun sah, namun merendahkan kondisi tubuh seseorang bukanlah kecerdasan, melainkan kemalasan berpikir," tulisnya dalam keterangan foto.

Kritik Tompi mendapat respons langsung dari Pandji Pragiwaksono melalui kolom komentar. Sang komika tidak menunjukkan keberatan, justru menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.