Khawatir Membara Lagi, TNI Kerahkan Personel Lanud Harry Sirami Titik Panas di Lahan Bekas Kebakaran Hutan Sambas dan Singkawang
Sabtu, 05 Sep 2026, 10:53 WIBJAKARTA - TNI Angkatan Udara (AU) mengerahkan personel Pangkalan Udara (Lanud) Harry Hadisoemantri untuk mendinginkan titik api di kawasan eks kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Sambas dan Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis (3/9).
"Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah munculnya kembali titik api dan mengantisipasi karhutla," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu.
Nyomam menjelaskan aksi yang dilakukan TNI AU ini juga dibantu oleh anggota Polri, Manggala Agni, perangkat desa, dan masyarakat setempat melakukan pembasahan serta pendinginan lahan bekas terbakar di wilayah tersebut.
Dengan keterbatasan sumber air dan kondisi asap yang tebal, mereka menyirami lahan berpotensi titik api seluas 138 hektare.
"Kita fokus menyirami lahan pada area yang masih berpotensi menyimpan bara," jelas Nyoman.
Nyoman mengatakan upaya penyiraman titik panas itu akan terus dilakukan personelnya untuk mencegah terjadinya karhutla susulan.
Pihkanya juga akan terus menyiagakan tim pemadam kebakaran di lanud-lanud untuk membantu pemerintah daerah dalam menangani karhutla.
Dengan adanya upaya ini, Nyoman berharap keberadaan TNI AU dapat meringankan beban pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menangani karhutla.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Indonesia Berpotensi Digugat ke Mahkamah Internasional Jika Gagal Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan
-
Karhutla Tak Kunjung Padam, MUI Ajak Gelar Shalat Istisqa Agar Hujan Turun
-
Karhutla Meluas, BMKG Deteksi Lonjakan 2.671 Titik Panas di Sumatera
-
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo: Polisi Sudah Tangkap Sejumlah Pelaku Karhutla.
-
Satu Rumah di Bangka Tengah Terkena Dampak Karhutla
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.