Halte Transjakarta Disorot, DPRD DKI Minta Fasilitas Aman dan Ramah Penumpang Rentan

Senin, 05 Jan 2026, 18:45 WIB

JAKARTA - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Ade Suherman menegaskan peningkatan kualitas fasilitas Halte Transjakarta menjadi bagian penting dalam penguatan layanan transportasi publik. Menurutnya, halte merupakan titik awal pengalaman penumpang sebelum menggunakan moda transportasi massal tersebut.

Ade menilai kondisi halte sangat menentukan rasa aman dan nyaman penumpang. Fasilitas yang terawat mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun transportasi publik yang inklusif.

Ket. Foto: Halte Transjakarta Galunggung yang berlokasi di Dukuh Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan — Sumber: DPRD DKI Jakarta

“Fasilitasnya harus terawat, aman, dan mudah diakses,” ujar Ade, beberapa waktu lalu.

Ia menyebut halte sebagai wajah utama pelayanan Transjakarta yang digunakan masyarakat setiap hari. Jika fasilitas bermasalah, dampaknya langsung dirasakan penumpang, terutama saat jam sibuk.

Ade mengungkapkan masih menemukan sejumlah persoalan di lapangan terkait fasilitas halte. Salah satu yang sering dikeluhkan adalah lift yang tidak berfungsi optimal atau mengalami gangguan.

Permasalahan tersebut dinilai sangat merugikan penumpang dengan kebutuhan khusus. Kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, lanjut usia, dan ibu yang membawa anak menjadi pihak yang paling terdampak.

“Lift dan eskalator harus selalu berfungsi. Ini bukan sekadar fasilitas tambahan, tapi kebutuhan dasar bagi penumpang,” tandas Ade.

Ia menekankan bahwa transportasi publik tidak boleh hanya berorientasi pada jumlah armada. Kualitas fasilitas pendukung harus berjalan seiring agar layanan benar-benar inklusif.

Selain itu, Ade mendorong pengelola Transjakarta untuk memperkuat sistem pemantauan fasilitas halte. Deteksi dini terhadap potensi kerusakan dinilai penting agar perbaikan tidak menunggu laporan penumpang.

“Sistem monitoring fasilitas harus lebih proaktif agar perbaikan bisa dilakukan cepat dan tidak berlarut-larut,” ucap Ade.

Menurutnya, respons cepat terhadap kerusakan akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan Transjakarta. Penumpang tidak seharusnya menjadi pihak yang terus-menerus dirugikan akibat kelalaian teknis.

Tidak hanya aspek fisik, Ade juga menyoroti kualitas pelayanan petugas di halte. Ia menilai peran petugas sangat krusial dalam membantu penumpang yang membutuhkan pendampingan khusus.

Petugas halte diharapkan memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Sikap sigap dan empati menjadi bagian dari standar pelayanan transportasi publik modern.

“Petugas di halte harus sigap dan peka terhadap kebutuhan penumpang. Khususnya kelompok rentan,” tegas Ade.

Sebagai langkah pengawasan, Komisi B DPRD DKI Jakarta berencana meminta laporan berkala terkait kondisi fasilitas halte. Laporan tersebut mencakup data halte yang belum sepenuhnya ramah disabilitas.

Dengan adanya pemetaan yang jelas, perbaikan fasilitas dapat dilakukan secara terarah dan merata. DPRD DKI ingin memastikan tidak ada halte yang tertinggal dalam peningkatan kualitas layanan.

Ade menegaskan bahwa penguatan fasilitas halte merupakan investasi jangka panjang. Upaya ini diharapkan mampu mendorong lebih banyak warga beralih ke transportasi publik.

Menurutnya, kenyamanan dan keamanan adalah kunci meningkatkan minat masyarakat menggunakan Transjakarta. Jika fasilitas halte optimal, transportasi publik akan menjadi pilihan utama warga Jakarta.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.