Wagub Mian Sebut Latihan Kopassus Bukti Ketangguhan TNI Jaga Kedaulatan Negara

Selasa, 23 Jun 2026, 18:10 WIB

BENGKULU - Wakil Gubernur Bengkulu Mian menilai latihan penerjunan taktis dan free fall yang dilaksanakan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Bengkulu menunjukkan kesiapsiagaan TNI dalam menghadapi berbagai ancaman serta menjaga kedaulatan negara.

"Pelaksanaan latihan penerjunan yang dilakukan Kopassus ini menunjukkan profesionalisme, kesiapsiagaan, dan kemampuan prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan serta keamanan negara," kata Mian di Bengkulu, Senin.

Ket. Foto: Tangkapan layar-Latihan prajurit Batalyon 13 Grup 1 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Bengkulu, Senin. (22/6) — Sumber: ANTARA/Boyke Ledy Watra

Pernyataan itu disampaikan Mian saat menyaksikan latihan penerjunan taktis dan free fall prajurit Batalyon 13 Grup 1 Kopassus di kawasan Jembatan Layang Danau Dendam Tak Sudah, Kota Bengkulu.

Dalam latihan tersebut, prajurit Kopassus diterjunkan menggunakan pesawat angkut militer Lockheed C-130 Hercules. Sebanyak 24 personel melaksanakan penerjunan free fall dari ketinggian 10.000 kaki, sedangkan 54 personel lainnya melakukan penerjunan taktis dari ketinggian 2.000 kaki.

Secara keseluruhan, sebanyak 78 personel terlibat dalam latihan itu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan operasi lintas udara dan kesiapan tempur prajurit menghadapi berbagai tantangan tugas di masa mendatang.

Aksi para penerjun yang keluar dari pesawat Hercules dan bermanuver di udara juga menarik perhatian masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Para prajurit memperagakan kemampuan terjun bebas sebelum membuka parasut dan mendarat dengan presisi di area yang telah ditentukan. Sementara itu, penerjun taktis melakukan pendaratan secara terkoordinasi sebagai bagian dari simulasi operasi lintas udara.

Mian mengatakan rangkaian kegiatan Kopassus di Bengkulu akan berlanjut pada Kamis (25/6) di Gedung Pemerintah Provinsi Bengkulu yang dijadwalkan dihadiri Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi.

Menurut dia, kehadiran Djon Afriandi yang merupakan putra daerah Bengkulu menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat setempat.

"Kehadiran Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi, yang merupakan putra asli Bengkulu, menjadi kebanggaan bagi masyarakat Bengkulu. Kami berharap momentum ini dapat memotivasi generasi muda untuk terus berprestasi dan mengabdi bagi bangsa dan negara," ujarnya.

Ia mengatakan, latihan tersebut tidak hanya menjadi sarana peningkatan kemampuan prajurit, tetapi juga menunjukkan kesiapan TNI dalam menjaga keamanan nasional dan merespons berbagai potensi ancaman yang dapat muncul sewaktu-waktu. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.