PGE Fokus Dukung Generasi Muda Melalui Program Sosial Berkelanjutan
Kamis, 01 Jan 2026, 15:25 WIBJAKARTA â Pertamina Geothermal Energy (PGE) kembali menunjukkan komitmennya untuk tumbuh bersama masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui program PGE Berbagi, PGE menyalurkan donasi ke 23 yayasan atau desa di berbagai wilayah Indonesia dengan total penerima manfaat lebih dari 400 anak.
Program ini menjadi bagian dari semangat PGE untuk menghadirkan kehangatan dan manfaat energi panas bumi tidak hanya dalam bentuk listrik ramah lingkungan, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang berkelanjutan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, PGE juga memberikan santunan kepada Yayasan Bayt Al Hanan di Cileungsi, Kabupaten Bogor pada hari Senin (29/12), sebagai wujud kepedulian dan kedekatan PGE dengan komunitas lokal. Kunjungan ini sekaligus memperkuat hubungan antara Perseroan dan masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting dalam pengembangan panas bumi di Indonesia.
Melalui program tersebut, PGE menyalurkan uang tunai, sembako, serta perlengkapan sekolah berupa tas, alat tulis, buku tulis, dan kotak pensil sebagai dukungan nyata bagi kebutuhan belajar mereka. Pemberian ini diharapkan dapat membantu anak-anak menjalani kegiatan belajar dengan lebih semangat, sekaligus menjadi bentuk dukungan PGE terhadap peningkatan kualitas pendidikan dasar.
Selain area Jakarta dan sekitarnya, PGE turut menyalurkan santunan kepada adik-adik di daerah Kamojang, Ulubelu, Lahendong, Karaha, Lumut Balai, Sibayak, Hululais, dan Gunung Tiga.
Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PGE Edwil Suzandi menyampaikan bahwa langkah ini sejalan dengan komitmen Perseroan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Perusahaan bukan hanya mengembangkan bisnis, tetapi memastikan kehadiran membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
âKami memberi perhatian khusus kepada kelompok rentan, terutama anak-anak dan generasi muda yang kelak menjadi pilar masa depan bangsa. Kami percaya, setiap anak Indonesia berhak atas pendidikan dan kesempatan yang setara untuk meraih cita-citanya. Oleh karena itu, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi dorongan bagi adik-adik untuk terus bermimpi dan melangkah maju,â ucap Edwil melalui siaran pers pada hari Rabu (31/12).
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh canda tawa, membuat anak-anak antusias dan merasa nyaman selama acara. Interaksi ini juga menjadi sarana bagi PGE untuk memperkenalkan energi panas bumi sejak dini dengan pendekatan yang sederhana dan menyenangkan.
Komitmen sosial tersebut berjalan seiring dengan kiprah PGE sebagai pemimpin pengembangan panas bumi di Indonesia. PGE terus menegaskan perannya sebagai motor penggerak transisi energi bersih nasional dengan berfokus pada inovasi, kolaborasi, serta pemberdayaan komunitas lokal.
Saat ini, PGE mengelola kapasitas terpasang sebesar 1.932 megawatt (MW), terdiri dari 727 MW yang dikelola mandiri dan 1.205 MW bersama mitra. PGE optimistis dapat meningkatkan kapasitas terpasang mandiri menjadi 1 gigawatt (GW) dalam 2-3 tahun ke depan, dan 1,8 GW pada 2033.
- Panas Bumi
- transisi energi
- Pertamina Geothermal Energy (PGE)
- Corporate Social Responsibility (CSR)
- Pendidikan Anak
- bantuan sosial
- PGE
- PGE Berbagi
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Menteri LH Minta Hotel, Restoran, dan Kafe Kelola Sampah secara Mandiri
-
Nggak Perlu Bangun PLTU Baru! Ini Jurus PLN Tekan Emisi Pakai Limbah Kebun Milik Warga
-
Percepat Transisi Energi Terbarukan
-
Kebutuhan Gas Pembangkit Naik 4,5% per Tahun, LNG Jadi Andalan Transisi Energi hingga 2034
-
Film Terbaru "Spider Man: Brand New Day" Ceritakan Babak Selanjutnya Kisah Peter dan MJ
-
PGE Area Kamojang Rampungkan Proyek Pemipaan Sumur Produksi Panas Bumi, Perkuat Pasokan Energi Bersih Nasional
-
Krisis Hormuz, Jerman dan Jepang Sudah TERGOPOH-GOPOH Mencari Energi Alternatif, Indonesia Masih Saja Merasa Aman
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.