Bupati Agam: 40 Rumah Terdampak Banjir Bandang di Pasar Maninjau
Kamis, 01 Jan 2026, 17:19 WIBLubuk Basung - Bupati Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Benni Warlis menyatakan sebanyak 40 rumah terdampak banjir bandang akibat meluapnya Sungai Muaro Pisang Pasar Maninjau, Nagari atau Desa Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya.
"40 unit rumah tersebut berada di sepanjang aliran Sungai Muaro Pisang. Material banjir bandang masuk ke rumah," kata Bupati Benni Warlis di Lubuk Basung, Kamis.
Ia mengatakan rumah yang terdampak akan lebih banyak, karena air sudah melebar ke daerah lain setelah aliran sungai tersumbat material longsor, sehingga air mengalir ke lokasi lain dalam kondisi hari tidak hujan pada Rabu (31/12).
Setidaknya, lanjutnya, ada 200 orang mengungsi ke mushala, rumah keluarga, dan fasilitas pemerintah. Mereka ketakutan dengan material turun dan kondisi ini sudah lima kali terjadi semenjak akhir November 2025.
"Air sungai disertai material turun beberapa kali, setelah tanah longsor melanda hulu sungai. Kondisi ini kurang baik bagi mereka, karena saat mereka pulang ke rumah, ada bunyi dentuman di hulu sungai, sehingga mereka kembali mengungsi," kata Bupati Benni.
Ia menambahkan kondisi ini mencekam karena aliran sungai sebelumnya sudah berpindah dan mengancam banyak rumah lain.
Sementara lokasi aliran sungai sudah aman mengingat air sungai mengering setelah aliran berpindah.Â
Kondisi tersebut, lanjutnya, bakal disampaikan ke Gubernur Sumbar dan Balai Wilayah Sungai (BWS) V untuk penanganan secara teknis yang perlu keilmuan.
"Bagaimana kita mencarikan masalahnya dan saat ini kita hanya menyelesaikan sungai yang tersumbat di hilir sungai apabila terjadi longsor," kata Bupati Benni.
Ia mengatakan material banjir bandang menimbun satu alat berat yang sedang parkir. Untuk alat berat yang disediakan di lokasi ada empat unit di luar yang tertimbun.
"Alat berat tersebut untuk membersihkan material banjir bandang yang menimbun badan jalan provinsi penghubung Lubuk Basung-Bukittinggi, sehingga jalan tidak bisa dilalui," katanya.
Sementara Anggota DPRD Agam Albert mengingatkan agar kondisi tersebut dicarikan solusi guna menyikapi ketakutan warga di sepanjang sungai tersebut. "Ini harus disikapi segera, agar masyarakat menjadi nyaman," katanya.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Menhub Tinjau Rel Terdampak Banjir di Pekalongan
-
Tiongkok Berencana Larang Pemasangan Gagang Pintu Tersembunyi pada Mobil
-
Menjadikan BUMN sebagai Instrumen Strategis
-
Lewat Djam Malam Kembali Bangkit! Versi Restorasi Berwarna Bongkar Emosi dan Nasionalisme Lewat Rasa Sayange!
-
Pemkot Jakarta Utara Soft Launching Taman Si Pitung untuk Hijaukan Kolong Tol Wiyoto Wiyono
-
Kemenhub: RI Harus Jadi “International Air Transit Hub”
-
GAC Indonesia Hadirkan Inovasi Kendaraan Listrik Melalui Aion dan Hyptec
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.