Bulog Ngebut Amankan Pangan, 2026 Jangan Sampai Goyang
Kamis, 01 Jan 2026, 16:50 WIBJAKARTA â Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa menjaga stabilitas pangan nasional bukan sekadar urusan ketersediaan stok, tetapi soal memastikan seluruh rantai berjalan rapi dan berkelanjutan.
Menjelang 2026, Bulog memperkuat pengamanan cadangan pangan sebagai fondasi agar pasokan tetap aman di tengah dinamika cuaca dan pasar.
Di sisi hulu, penyerapan gabah petani terus didorong agar produksi dalam negeri terserap optimal sekaligus memberi kepastian harga bagi petani.
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga semangat tanam sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor. Sementara di hilir, distribusi pangan diperbaiki agar pasokan bisa menjangkau daerah secara merata dan tepat waktu.
Ahmad Rizal juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor pemerintah. Menurutnya, stabilitas pangan tidak bisa dikerjakan sendirian, melainkan perlu kolaborasi berkelanjutan antara pusat dan daerah, dari kebijakan produksi hingga distribusi.
Dengan pendekatan itu, Bulog berharap ketahanan pangan nasional memasuki 2026 dengan kondisi yang lebih kuat dan adaptif.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan penguatan stabilitas pangan nasional melalui pengamanan stok, penyerapan gabah petani, distribusi efektif dan sinergi lintas sektor pemerintah secara berkelanjutan dilakukan, dalam menyongsong 2026.
"Bulog hadir di setiap titik perjuangan melakukan jemput gabah bersama petani dan memastikan stabilisasi harga," kata Rizal dalam keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (1/1).
Ia menegaskan komitmen penguatan stabilitas pangan nasional sebagai fondasi utama menyongsong tahun 2026.
Penegasan tersebut disampaikan seiring pelaksanaan doa bersama menyambut Tahun Baru 2026 yang digelar Bulog di Masjid Al-Balag Kompleks Perumahan Bulog Pos Pengumben Jakarta, pada Rabu (31/12).
Ia menyampaikan tahun 2025 merupakan periode penuh tantangan bagi pihaknya dalam menjalankan penugasan strategis pemerintah di sektor pangan.
Meski demikian, ia menegaskan semangat kebersamaan insan BUMN pangan itu menjadi kunci utama dalam menjawab berbagai tantangan, mulai dari jemput gabah bersama petani hingga menjaga stabilitas harga pangan nasional.
Ia menyebutkan sepanjang 2025, Bulog aktif memastikan penyerapan hasil panen petani, menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat, serta melakukan monitoring distribusi untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga.
Selain itu, juga terlibat dalam penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana serta menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran berbagai kebijakan strategis negara di bidang pangan.
Dalam kegiatan itu, Rizal mengajak seluruh jajarannya menutup tahun 2025 dengan rasa syukur atas kerja keras yang telah dilakukan, sekaligus menatap 2026 dengan semangat dan tekad yang lebih kuat.
Ia menekankan tahun 2026 akan menghadirkan tugas dan tanggung jawab yang lebih besar, sehingga diperlukan kesiapan organisasi, soliditas internal, serta sinergi lintas sektor yang semakin erat.
Adapun kegiatan doa bersama dihadiri langsung oleh Ahmad Rizal Ramdhani beserta keluarga, jajaran karyawan Bulog serta sejumlah anak yatim, sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian sosial menjelang pergantian tahun.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Bulog juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim, mencerminkan komitmen perusahaan dalam menumbuhkan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.
Rizal berharap melalui doa bersama, pihaknya dapat memasuki tahun 2026 dengan optimisme, memperkuat peran sebagai penopang stabilitas pangan nasional, serta terus hadir mendukung kesejahteraan petani dan masyarakat Indonesia.
- Bulog
- ketahanan pangan nasional
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Relokasi pedagang pasar induk Gadang
-
Dorong Swasembada Pangan Berkelanjutan, Bulog Gandeng Perguruan Tinggi
-
Jusuf Kalla Laporkan Dugaan Hoaks ke Bareskrim, Terkait Tuduhan Dana Rp5 Miliar
-
Bantuan Pangan 60% Cair! 20 Juta Warga Sudah Terima Beras Bulog
-
Harga Plastik Naik Tajam, Pramono Dorong Inovasi dan Alternatif Ramah Lingkungan
-
Belanja Bijak, Jangan Panik! Bulog Jamin Minyakita Stabil, Nggak Langka
-
Bulog Tanjungpinang Gelontorkan 1 Ton Beras SPHP dan 1.800 Liter MinyaKita di Pasar Murah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.