118 Ijazah Siswa dari 11 Madrasah Ditebus, Pemkot Jakbar Gandeng Kemenag dan Baznas Bazis.

Selasa, 23 Jun 2026, 20:07 WIB

Pemerintah Kota Jakarta Barat bersama Kementerian Agama dan Baznas Bazis menebus ijazah 118 siswa dari 11 madrasah yang tertahan di sekolah sebagai komitmen mendukung pendidikan pelajar yang kurang mampu.

"Ada 118 yang ditebus untuk tahun ini. Digelontorkan oleh Baznas Bazis Pemprov DKI, khususnya di Jakarta Barat," kata Wakil Wali Kota Jakarta Barat Yuli Hartono kepada wartawan di lokasi, Selasa.

Ket. Foto: Pemerintah Kota Jakarta Barat bersama Kementerian Agama dan Baznas Bazis menebus ijazah 118 siswa dari 11 madrasah yang tertahan di sekolah, Selasa (23/6). — Sumber: Antara Foto

Yuli mengatakan bahwa program tebus ijazah tersebut merupakan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung pendidikan pelajar dengan ekonomi kurang mampu.

"Program ini memang dicanangkan oleh Bapak Gubernur untuk membantu warga kurang mampu. Diharapkan semua anak didik yang tertahan ijazahnya dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," kata Yuli.

Seorang alumni SMP Madrasah, Shena Destriani, mengaku bersyukur akhirnya dapat memperoleh ijazah yang selama ini tertahan akibat kondisi ekonomi keluarga.

"Ijazah yang tertahan di sekolah akhirnya bisa diambil. Sudah dua tahun. Aku di SMP, mau lanjut ke SMK. Senang, karena sudah bisa diambil," katanya.

Hal serupa dirasakan Saputra Budi, yang ijazahnya telah tertahan selama tiga tahun karena keterbatasan biaya.

"Senang akhirnya ijazah bisa diambil. Sudah tiga tahun ketahan. Terbantu banget ya untuk saya yang ekonominya enggak stabil. Waktu itu kan enggak bisa tebus ijazah sendiri karena kendala biaya juga," ujarnya.

Penyerahan simbolis ijazah berlangsung dalam kegiatan bertajuk "Apresiasi Pengumpul Infaq, Sedekah dan Amal Sosial Ramadhan 1447 Hijriah serta Program Tebus Ijazah" di Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat, Jalan Perdana, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Melalui program tersebut, dana sebesar Rp124,32 juta disalurkan untuk membantu 118 siswa dari 11 madrasah menebus ijazah yang belum dapat diambil karena keterbatasan biaya.

Selain program tebus ijazah, Kemenag Jakarta Barat juga mengapresiasi keberhasilan pengumpulan infak, sedekah, dan amal sosial Ramadan yang dilaksanakan di lingkungan madrasah dan pondok pesantren.

Pada 2025, program tersebut berhasil menghimpun dana sebesar Rp411,37 juta, sementara pada 2026 terkumpul Rp247,68 juta.

Dana tersebut kemudian disalurkan untuk berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk membantu siswa yang mengalami kendala ekonomi.

  • Tebus Ijazah

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.