Lima Destinasi Wisata Bahari di Kalimantan Timur Ini Layak Masuk Agenda untuk Liburan Tahun Baru
Selasa, 30 Des 2025, 23:25 WIBSAMARINDA â Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur merekomendasikan lima destinasi wisata bahari yang layak dikunjungi masyarakat untuk mengisi waktu libur Tahun Baru bersama keluarga.
"Sebenarnya banyak destinasi laut yang indah di Kaltim, namun kami juga menawarkan lima wisata bahari yang bisa membawa pengalaman liburan yang menyenangkan di wilayah Benua Etam," kata Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Ririn Sari Dewi di Samarinda, Selasa.
Rekomendasi pertama jatuh pada Kampung Terapung Malahing di Kota Bontang yang kini telah bertransformasi menjadi desa wisata ramah lingkungan dengan keunikan budaya masyarakat pesisir yang hidup harmonis di atas perairan. Kampung Mahahing pernah mendapatkan penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Selanjutnya, wisatawan dapat menjatuhkan pilihan pada Pulau Miang di Kabupaten Kutai Timur yang menyuguhkan pesona tersembunyi bagi para pecinta aktivitas menyelam dan snorkeling karena keragaman biota lautnya yang masih terjaga.
Bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana pantai landai dengan akses yang cukup mudah dijangkau, Ririn merekomendasikan Pantai Ambalat di Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara dengan menawarkan kesejukan dari deretan pohon pinus yang tumbuh rindang sepanjang bibir pantai, serta merasakan pengalaman glamping yang berjejer di sepanjang pantai.
Destinasi andalan yang sudah mendunia, yakni Pulau Maratua di Kabupaten Berau, siap memanjakan mata pengunjung dengan gradasi warna air laut biru toska serta pengalaman berenang bersama penyu hijau di habitat aslinya.
Pilihan kelima, menurut Ririn, adalah Pantai Nipah-Nipah di Kabupaten Penajam Paser Utara yang menjadi lokasi favorit warga untuk bersantai menikmati angin sepoi-sepoi sambil memandang aktivitas teluk yang menenangkan di dekat kawasan Ibu Kota Nusantara.
Di tengah antusiasme berlibur, Ririn secara khusus mengimbau seluruh wisatawan untuk tetap waspada dan selalu memprioritaskan keselamatan diri terutama saat melakukan aktivitas berenang atau menaiki perahu di area perairan terbuka.
Pengunjung wajib memperhatikan pembaruan informasi kondisi cuaca terkini dari BMKG agar rencana berlibur terlaksana dengan aman dan menyenangkan.
Pihaknya juga menekankan agar setiap individu turut serta menjaga kelestarian destinasi dengan disiplin membawa kembali sampah plastik pribadi atau membuangnya di tempat yang telah disediakan oleh pengelola setempat.
"Momen liburan akhir tahun ini diharapkan tidak hanya membawa kebahagiaan bagi wisatawan, tetapi juga memberikan dampak perputaran ekonomi yang positif bagi para pelaku usaha mikro di sekitar objek wisata," demikian Ririn.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Polres Pamekasan Kerahkan 220 Personel Amankan Perayaan Paskah di 7 Gereja
-
Kaltim Siapkan Langkah Strategis Antisipasi Peningkatan Wisatawan di Periode Libur Lebaran
-
Sika Resmikan Pro Center Kelima di Kelapa Gading, Perkuat Ekosistem Konstruksi Terintegrasi
-
Bandara Samarinda Buka Rute Baru, Mudik Lebaran Makin Lancar
-
Menteri PU: Arus Mudik-Balik Lebaran 2026 Lebih Lancar dari 2025
-
Pemerintah Didesak Legislator Segera Salurkan Banpang untuk Jutaan KPM pada Ramadan atau Jelang Idul Fitri
-
Lebaran 2026, 92 Ribu Pemudik Siap Berangkat dari Bandung Lewat Dua Stasiun Utama
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.