Wabup Banyuwangi: Reforestasi hutan Penting Jaga Keberlanjutan Ekologi

Kamis, 25 Des 2025, 13:50 WIB

BANYUWANGI -- anyuwangi, 25/12 (ANTARA) - Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi, Jawa Timur, Mujiono menyebut penanaman pohon kembali atau reforestasi, khususnya di hutan produksi, sangat penting untuk menjaga keberlanjutan ekologi dan ekonomi serta sosial.

"Kita semua sadar bahwa pohon memegang peran penting, perubahan iklim dan deforestasi akan menyebabkan bencana bagi manusia. Oleh karenanya penanaman pohon harus menjadi komitmen bersama dan perlu digalakkan lebih aktif," kata Wabup Mujiono di Banyuwangi, Kamis.

Ket. Foto: Wakil Bupati Banyuwangi, Jawa Timur, Mujiono saat penanaman bibit pohon di KPH Banyuwangi Barat. — Sumber: ANTARA/HO-Pemkab Banyuwang

Ia menyampaikan pemerintah daerah setempat bersama Perhutani dan pemangku kepentingan lainnya terus berkolaborasi untuk penanaman pohon kembali guna mencegah terjadinya bencana hidrometeorologi.

Wabup Mujiono mengaku telah melakukan reforestasi bersama Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat dengan melakukan penanaman 200.000 bibit pohon di area hutan produksi seluas 489,75 hektare.

"Tentunya selain sebagai upaya pencegahan bencana hidrometeorologi, penanaman pohon ini juga bernilai ekonomi, menjaga keseimbangan antara kebutuhan industri kayu dan konservasi lingkungan," katanya.

Sementara itu Administratur Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat Muklisin menjelaskan kegiatan penanaman bibit pohon tersebut merupakan salah satu kegiatan tahunan Perhutani dalam pengelolaan sumber daya hutan, yakni penanaman ulang lahan pascatebang untuk terus menjaga kelestarian hutan.

Ia menyebutkan total luas lahan yang ditanami kembali 485,7 hektare di seluruh wilayah Perhutani KPH Barat, yang mencakup Kecamatan Glenmore, Sempu, Kalibaru, Songgon, Licin, dan Kalipuro.

"Jumlah bibit pohon yang ditanam sebanyak 200 ribu bibit, terdiri atas tanaman yang menjadi pohon komoditas utama seperti mahoni, pinus, dan damar. Ada pula pohon buah berkayu keras seperti durian dan alpukat," kata Muklisin.

Ia menambahkan luas total area KPH Perhutani Barat mencapai 42 ribu hektare dengan tutupan hutan mencapai 90 persen.

"Kami terus berupaya menjaga agar tutupan hutan kami maksimal, sehingga harapan kami bisa mencegah terjadinya bencana di bagian hilir terutama di musim hujan ekstrem," kata Muklisin.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.