Natal Jadi Perayaan Sunyi di Gaza, Umat Kristiani Rayakan Hari Raya di Tengah Pengungsian dan Duka Perang

Kamis, 25 Des 2025, 13:47 WIB

JAKARTA - Perayaan Natal di Jalur Gaza berlangsung dalam suasana penuh keprihatinan. Di tengah pengungsian, kerusakan infrastruktur, dan pelanggaran gencatan senjata, umat Kristiani merayakan hari raya keagamaan mereka dengan sederhana, jauh dari kemeriahan yang lazim menyertai Natal di banyak belahan dunia.

Gereja Keluarga Kudus di Gaza City menjadi salah satu pusat perayaan Natal sekaligus tempat perlindungan bagi warga sipil. Gereja yang dikelola Patriarkat Latin Yerusalem di bawah Gereja Katolik Roma itu hingga kini masih menampung hampir 400 pengungsi. Sebagian dari sekitar 135 umat Katolik di Gaza mengikuti misa Natal di gereja tersebut pada pekan ini.

Ket. Foto: — Sumber: News 24

Ibadah misa dipimpin langsung oleh Kardinal Pierbattista Pizzaballa, Latin Patriark Yerusalem, yang melakukan kunjungan pertamanya ke Gaza sejak gencatan senjata diumumkan pada Oktober 2025. Di hadapan jemaat, Pizzaballa menyebut Natal kali ini sebagai perayaan yang “lebih spiritual daripada meriah”, mencerminkan kondisi umat yang masih bergulat dengan dampak perang.

Selain Gereja Keluarga Kudus, umat Kristiani di Gaza juga berlindung di Gereja Santo Porphyrius yang berafiliasi dengan komunitas Ortodoks Yunani. Secara keseluruhan, jumlah umat Kristiani di Gaza diperkirakan sekitar 1.100 orang, terdiri dari komunitas Ortodoks Yunani dan Katolik. Angka ini kurang dari 0,05 persen dari total populasi Jalur Gaza.

Usai memimpin misa, Pizzaballa menggambarkan kondisi Gaza sebagai situasi yang sangat buruk, meski di saat yang sama ia melihat adanya keinginan kuat dari masyarakat untuk pulih. Menurutnya, bagi umat Kristiani, perayaan Natal menjadi simbol tekad untuk bangkit dan mempertahankan harapan di tengah kehancuran.

Kardinal Pizzaballa juga menyoroti dampak perang terhadap anak-anak di Gaza, khususnya terhentinya akses pendidikan. Ia mengaku terkejut melihat banyak anak yang terpaksa berada di jalanan, padahal seharusnya mereka bersekolah dan merayakan Natal dengan penuh sukacita. Kondisi ini mendorong gereja untuk memprioritaskan dimulainya kembali kegiatan pendidikan di Gereja Keluarga Kudus.

Meski perang secara resmi telah berakhir, Pizzaballa menilai berbagai persoalan masih belum tertangani. Rekonstruksi belum berjalan, sementara ketegangan dan dampak konflik masih terasa, tidak hanya di Gaza tetapi juga di wilayah Tepi Barat.

Ia menggambarkan umat Kristiani di Gaza sebagai komunitas yang mengalami kelelahan mendalam akibat perang berkepanjangan. Namun, menurutnya, perayaan Natal tetap menjadi momen penting untuk membicarakan harapan, betapapun sulitnya situasi yang dihadapi.

Keberadaan umat Kristiani di Gaza sendiri memiliki akar sejarah panjang. Sebagian dari mereka merupakan keturunan warga Palestina yang mengungsi setelah peristiwa Nakba pada 1948, sementara jejak komunitas Kristiani lainnya bahkan ditelusuri telah ada sejak awal abad kelima. Di tengah konflik yang terus berulang, komunitas kecil ini berupaya mempertahankan iman, identitas, dan harapan akan masa depan yang lebih damai.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Muhammad Daniel Ramadhan

Berita Terbaru

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.