Waspada! Transaksi Nataru Meningkat, BRI Peringatkan Lonjakan Modus Penipuan
Selasa, 23 Des 2025, 21:50 WIBJAKARTA â Menjelang akhir tahun, kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan menjadi semakin penting seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan transaksi digital.
Pelaku kejahatan kerap memanfaatkan momen liburan, pencairan bonus, dan lonjakan belanja untuk melancarkan aksi dengan pola yang makin beragam dan sulit dikenali.
Peningkatan literasi keuangan dan kehati-hatian masyarakat menjadi kunci untuk meminimalkan kerugian, sekaligus menekan ruang gerak penipuan yang berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap sistem keuangan dan layanan digital.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang kerap terjadi, seiring dengan melonjaknya aktivitas transaksi pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Tingginya mobilitas masyarakat serta intensitas penggunaan layanan digital berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan kejahatan perbankan.
Direktur Information Technology (IT) BRI Saladin D Effendi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (23/12), mengingatkan agar nasabah mewaspadai berbagai modus penipuan yang kerap muncul saat Nataru, seperti penawaran hadiah palsu, promo fiktif, pembayaran pajak hingga tautan mencurigakan yang menyerupai situs resmi.
âMasyarakat juga kami himbau berhati-hati apabila menggunakan jaringan publik atau koneksi WIFI di tempat umum,â kata Saladin.
Ia menjelaskan, salah satu langkah utama yang perlu dilakukan nasabah adalah menjaga kerahasiaan data perbankan. BRI menegaskan tidak pernah meminta data sensitif seperti PIN, password, one time password (OTP), maupun kode verifikasi melalui telepon, pesan singkat, email, atau media sosial.
âJika ada pihak yang mengatasnamakan BRI dan meminta data rahasia, dapat dipastikan itu adalah penipuan. Kami mengimbau nasabah untuk tidak merespons dan segera melakukan konfirmasi melalui kanal resmi BRI,â tegas Saladin.
Nasabah juga diimbau untuk selalu bertransaksi melalui kanal resmi BRI, seperti aplikasi BRImo yang diunduh melalui platform resmi, serta menggunakan ATM, CRM, dan AgenBRILink yang terpercaya.
Penggunaan jaringan internet publik yang tidak aman saat bertransaksi digital juga perlu dihindari guna meminimalisasi risiko kebocoran data.
BRI juga mengingatkan pentingnya melakukan pengecekan transaksi secara berkala. Dengan mengaktifkan notifikasi transaksi dan rutin memantau mutasi rekening, nasabah dapat lebih cepat mendeteksi apabila terdapat transaksi yang tidak dikenali.
Adapun perseroan memastikan seluruh infrastruktur dan sistem layanan transaksi berada dalam kondisi optimal dan siap digunakan nasabah.
BRI mengoperasikan lebih dari 19.600 unit ATM dan CRM, didukung sekitar 1,19 juta AgenBRILink, lebih dari 284 ribu EDC merchant, jutaan akseptasi QRIS, serta kartu uang elektronik BRIZZI yang tersebar luas di seluruh Indonesia.
Selain memastikan keandalan layanan, Saladin menyampaikan bahwa perseroan juga menempatkan aspek keamanan transaksi sebagai prioritas utama, khususnya di momen libur panjang.
âPada periode Nataru, aktivitas transaksi perbankan cenderung meningkat signifikan. Oleh karena itu, BRI tidak hanya memastikan kesiapan infrastruktur dan sistem IT dengan target success rate transaksi hingga 99,9 persen, tetapi juga terus mengedukasi nasabah agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan,â ujar Saladin.
Sebagai bagian dari komitmen menjaga kepercayaan nasabah, perseroan memperkuat layanan pengaduan dan complaint handling selama periode Nataru.
Penguatan tim dilakukan untuk memastikan setiap laporan dapat ditangani secara cepat, tepat, dan sesuai dengan standar service level agreement (SLA) yang berlaku.
Dengan kesiapan infrastruktur layanan, penguatan sistem keamanan, serta peran aktif nasabah dalam menjaga data pribadi, perseroan optimistis dapat menghadirkan layanan perbankan yang aman, nyaman, dan andal selama libur Natal dan Tahun Baru.
- Industri Perbankan
- Penipuan Online
- libur nataru
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
UIN Datokarama Palu Kenalkan Budaya Etnis Kaili kepada Mahasiswa Thailand, Filipina, dan Malaysia
-
Menaker: Pelatihan Vokasi Kunci Lulusan Cepat Terserap Dunia Kerja
-
Kebiasaan Digital Sepele yang Bisa Membuka Celah Kejahatan Siber
-
Polda Sumsel Identifikasi 16 Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus ALS dengan Truk Tangki di Musi Rawas Utara
-
Arsenal Akan Lakukan Parade Juara Sehari Setelah Lawan PSG di Liga Champions
-
Angka RW Kumuh di Jakarta Menurun hingga 52 Persen
-
Wabah Hantavirus Berakhir, Kapal Pesiar MV Hondius Tiba di Belanda untuk Disinfeksi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.