Wabah Hantavirus Berakhir, Kapal Pesiar MV Hondius Tiba di Belanda untuk Disinfeksi

Senin, 18 Mei 2026, 18:15 WIB

JAKARTA - Kapal pesiar MV Hondius yang menjadi pusat wabah hantavirus akhirnya tiba di pelabuhan Rotterdam, Belanda, pada Senin (18/5) untuk menjalani proses disinfeksi. Kedatangan kapal tersebut menandai berakhirnya pelayaran penuh ketegangan yang sempat memicu kewaspadaan kesehatan internasional.

Kapal milik operator Oceanwide Expeditions itu memasuki pelabuhan dengan membawa 25 awak kapal serta dua petugas medis setelah seluruh penumpang lebih dulu diturunkan di lokasi lain. Sejumlah orang yang berada di dek kapal terlihat mengenakan masker saat kapal diarahkan menuju area sandar.

Ket. Foto: Kapal pesiar MV Hondius yang menjadi pusat wabah hantavirus akhirnya tiba di pelabuhan Rotterdam, Belanda, pada Senin (18/5) untuk menjalani proses disinfeksi. Kedatangan kapal tersebut menandai berakhirnya pelayaran penuh ketegangan yang sempat memicu kewaspadaan kesehatan internasional. — Sumber: Independent

Otoritas Belanda menyatakan seluruh awak kapal akan segera menjalani masa karantina setelah kapal merapat. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi penyebaran virus lebih lanjut.

Wabah hantavirus di atas kapal tersebut dilaporkan telah menyebabkan sedikitnya 11 kasus, dengan sembilan di antaranya telah terkonfirmasi. Tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia, termasuk pasangan asal Belanda yang diduga pertama kali terpapar virus saat berada di Amerika Selatan.

MV Hondius sebelumnya melakukan pelayaran selama enam hari dari Kepulauan Canary. Penumpang yang tersisa diturunkan di lokasi tersebut dengan pengawalan petugas kesehatan yang mengenakan alat pelindung diri lengkap sebelum dipulangkan ke lebih dari 20 negara untuk menjalani isolasi mandiri.

Di tengah situasi tersebut, Badan Kesehatan Masyarakat Kanada mengumumkan satu dari empat warga negaranya yang diisolasi setelah turun dari kapal dinyatakan positif COVID-19 pada Minggu (17/5). Informasi itu disebut akan diteruskan kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kapal tersebut diketahui berlayar dari Tenerife menyusuri wilayah pesisir Afrika hingga Eropa dengan membawa awak terbatas. Menurut Oceanwide Expeditions, tidak ada awak kapal maupun petugas medis yang menunjukkan gejala penyakit selama perjalanan berlangsung.

Pemerintah Belanda sebelumnya menyatakan awak kapal yang belum dapat kembali ke negara asal akan menjalani karantina di wilayah Belanda. Sekitar dua lusin penumpang dan awak lainnya juga telah lebih dulu menjalani isolasi setibanya di negara tersebut dalam dua pekan terakhir.

Setelah seluruh penumpang dan awak diturunkan, kapal akan menjalani proses dekontaminasi sesuai pedoman kesehatan masyarakat Belanda. Pemerintah memastikan petugas pembersihan akan menggunakan perlindungan khusus agar tidak ikut menjalani karantina setelah proses selesai.

Petugas kesehatan nantinya akan melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum kapal diizinkan kembali beroperasi. Wabah hantavirus di MV Hondius disebut menjadi kasus pertama yang diketahui terjadi di kapal pesiar.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.