Rupiah Masih Tertekan, 22 Desember 2025
Senin, 22 Des 2025, 08:25 WIBJAKARTA â Rupiah diperkirakan masih tertekan dalam perdagangan awal pekan ini. Pergerakan rupiah bakal diÂpengaruhi sentimen domestik, terutama terkait prospek kesehatan fiskal pemerintah ke depan.Â
Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas, IbraÂhim Assuaibi melihat risiko fiskal dari sisi domestik cukup nyata. Dalam jangka menengah, terdapat proyeksi defisit APBN melebar secara konsisten hingga batas psikologis tiga persen hingga 2027, seiring dengan penurunan rasio pendapatan negara dan peningkatan beban utang. Defisit keseimbangan fiskal akan berada di level 2,8 persen terhaÂdap PDB pada 2025 dan bertahan pada 2026.
Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terÂhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarÂbank, Senin (22/12), bergerak di kisaran 16.750 - 16.780 ruÂpiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada penutupan perÂdagangan di Jakarta, Jumat (19/12), bergerak melemah 27 poin atau 0,16 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.750 rupiah per dollar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah diiringi tekanan prospek pemangkasan suku bunga Bank Indonesia (BI). âRupiah masih terus tertekan oleh prospek pemangkasan suku bunga BI,â ucapnya di Jakarta.
Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan ruang penuÂrunan suku bunga acuan masih terbuka pada tahun 2026 dengan pertimbangan proyeksi inflasi tetap rendah dan terkendali dalam sasaran. Selain juga perlunya bersama pemerintah dan berbagai pihak terus mendorong pertumÂbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Cegah Pelarian Modal, BI Diperkirakan Menaikkan Bunga Acuan di Semester I-2026
-
Pengamat: Roblox dan YouTube Wajib Patuhi Aturan Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Pelemahan Rupiah Uji Ketahanan Likuiditas Perbankan Syariah
-
Hasil Piala Jerman: Bayern Muenchen ke Final Usai Singkirkan Bayer Leverkusen 2-0
-
Perkuat Energi Hijau untuk Tarik Investasi Global
-
Psikolog: Korban Kecelakaan KA Berisiko Alami Gangguan PTSD, Trauma Healing Penting!
-
BI Ungkap Kinerja QRIS Global di Bali, Nilainya Cukup Fantastis
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.