Kukuhkan Standar Baru Kesehatan Global, Kasih Ibu Hospital Denpasar Raih Akreditasi ACHS International
Senin, 22 Des 2025, 13:30 WIBJAKARTA - Di tengah tuntutan baru dari wisatawan internasional, ekspatriat, hingga masyarakat lokal yang semakin sadar akan mutu, Kasih Ibu Hospital Denpasar mengambil langkah besar. Dengan meraih akreditasi ACHS International, rumah sakit ini tidak hanya meningkatkan standar internal, tetapi juga menempatkan Bali sebagai destinasi kesehatan modern yang mampu bersaing di panggung global.
Direktur Utama Kasih Ibu Hospital Group, Â Krishnawenda Duarsa mengatakan akreditasi ACHS International yang diraih Kasih Ibu Hospital Denpasar merupakan salah satu pencapaian paling bergengsi dalam dunia kesehatan.
ACHS (Australian Council on Healthcare Standards) International dikenal sebagai lembaga yang menerapkan parameter mutu dan keselamatan medis paling ketat di Asia Pasifik. Proses penilaiannya tidak sekadar administratif, melainkan evaluasi mendalam terhadap tata kelola, budaya keselamatan pasien, praktik klinis, dan efektivitas manajemen risiko dalam satu ekosistem pelayanan yang utuh.
âAkreditasi ini bukan sekadar sertifikat di dinding. Ini adalah janji kepada dunia bahwa Bali mampu menyediakan layanan kesehatan yang dapat dipercaya, setara dengan negara-negara maju,â ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/11)
Krishnawenda juga menekankan bahwa posisi Bali sebagai destinasi internasional menuntut fasilitas kesehatan yang tidak hanya memenuhi ekspektasi lokal, tetapi juga standar global yang diterapkan oleh komunitas ekspatriat, wisatawan, dan perusahaan asuransi internasional.
Melalui metodologi EQuIP (Evaluation and Quality Improvement Program), Kasih Ibu Hospital Denpasar berkomitmen pada continuous quality improvement, sebuah filosofi yang memastikan setiap proses pelayanan dikaji secara sistematis untuk menerapkan praktik terbaik secara konsisten.
Dengan dukungan sistem yang terintegrasi secara seamless, rumah sakit berhasil meminimalkan risiko human error dan menciptakan perjalanan pasien yang tidak hanya lebih efisien, tetapi juga jauh lebih aman dan nyaman. Pendekatan ini mencerminkan standar yang biasanya diterapkan oleh fasilitas kesehatan unggulan di Australia, menjadikan pencapaian ini semakin signifikan.
Bagi sebuah institusi yang berakar dari klinik bersalin pada tahun 1987, pencapaian ini bukan sekadar validasi teknis, ini adalah bukti bahwa institusi lokal dapat menjalankan standar global tanpa kehilangan identitasnya. Keberhasilan meraih akreditasi ini juga melanjutkan momentum Kasih Ibu Hospital sebagai rumah sakit pertama di Bali yang meraih HIMSS EMRAM Stage 6, sebuah pengakuan atas keunggulan digital dalam rekam medis dan tata kelola informasi.
"Pencapaian EMRAM Stage 6 ini memvalidasi bahwa Kasih Ibu Hospital memiliki infrastruktur teknologi berkelas dunia seperti fondasi teknologi dan rekam medis digital, maka akreditasi ACHS International membuktikan bahwa teknologi tersebut benar-benar menghasilkan layanan klinis yang aman, konsisten, dan efektif. Dua capaian ini menjadi fondasi yang saling menguatkan, satu mewakili kesiapan digital, dan satu lagi menegaskan keunggulan klinis yang nyata," kata Krishnawenda.
Dengan pengakuan ACHS International, Kasih Ibu Hospital Denpasar memperkuat perannya dalam peta medical tourism Bali. Layanan unggulan seperti Kasih Ibu Heart & Cerebrovascular Centre, Bali Fertility Centre, dan Bali Physio & Sports Injury Centre kini beroperasi dengan kredibilitas internasional yang semakin solid.
"Pencapaian ini turut mendukung visi pemerintah menjadikan Bali sebagai pusat layanan kesehatan regional yang kompetitif," tutupnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Di Ajang Aviation Awards 2026, FlyJaya Raih Penghargaan Most Affordable National Airline
-
PS5 Pro Resmi Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya
-
Digugat ke MK, Purbaya Tegaskan Patriot Bond Tetap Sesuai Konstitusi
-
Batasi Gawai di Sekolah, Menkomdigi Sebut PP Tunas Jadi Acuan
-
Ini yang Dilakukan Undana untuk Bantu Mencegah Korupsi Dana Desa
-
Telkom Tanam 20.000 Mangrove di Jepara dan Manggarai Barat, Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan
-
Kementan Genjot PM-AAS, Budi Daya Padi Modern Ditargetkan Tembus 1 Juta Hektare.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.