Apindo Soroti Dampak Ekonomi Bencana, Pemulihan Usaha Jadi Prioritas

Senin, 22 Des 2025, 16:53 WIB

JAKARTA – Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani, menekankan bahwa pemulihan usaha dan ekonomi pasca-bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat bukan sekadar soal rehabilitasi fisik, tetapi juga pemulihan kapasitas operasional pelaku usaha.

Dukungan cepat terhadap bisnis terdampak, akses permodalan, dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar rantai pasok tetap berjalan, tenaga kerja terserap kembali, dan ekonomi lokal dapat pulih secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mencegah kerugian jangka panjang serta menjaga stabilitas ekonomi regional.

Ket. Foto: Logo Apindo. — Sumber: Antara.

“Saat ini, saya rasa yang menjadi utama adalah bagaimana bersama-sama kita bisa mengatasi situasi yang ada. Jadi, mungkin kalau melihat dari dampak ekonomi, satu, adalah pemulihan,” kata Shinta di Jakarta, Senin (22/12).

“Mungkin kalau dari segi membantu dari segi ekonominya, untuk keberlangsungan usahanya kembali, dan lain-lain, itu adalah next step yang dilakukan nanti teman-teman (Apindo) di daerah,” ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, Shinta mengatakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan perdagangan lokal merupakan sektor usaha yang paling terdampak dari bencana yang melanda tiga provinsi di Sumatera itu.

“Dari segi pelaku (usaha), terus terang kami banyak sekali menyoroti teman-teman UMKM di sana (terdampak paling berat) karena distribusi (terhambat), bahkan kurangnya air bersih, dan lain-lain, tentunya itu sangat berdampak Kepada banyak pelaku (usaha) juga,” kata dia lagi.

Mengenai kalkulasi kerugian dan dampak bencana ini terhadap pertumbuhan serta proyeksi ekonomi nasional, Shinta mengatakan pihaknya mengacu pada perhitungan sementara dari Bank Indonesia (BI) beberapa waktu lalu.

Bank Sentral pada Kamis (18/12) menilai bencana banjir bandang yang dialami masyarakat di wilayah Sumatera akan turut berdampak pada kinerja perekonomian nasional, dengan menggerus sekitar 0,017 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2025.

Hal itu diungkapkan berdasarkan hasil asesmen awal otoritas moneter yang mempertimbangkan matinya pergerakan ekonomi selama 32 hari dari tiga provinsi terdampak.

“Soal kalkulasi berapa besar dampak ekonomi, dari perspektif ekonomi sudah dibuat oleh pemerintah, ya, 0,017. Kami sendiri belum membuat berapa persentase dari pengaruh ini. Jelas tentunya berdampak, tapi sampai seberapa jauh nantinya ini bisa mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan lain-lain, Saya rasa faktornya banyak,” ujar Shinta.

Saat ini, katanya lagi, Apindo bersama para pemangku kepentingan lebih fokus untuk membantu usaha-usaha yang terdampak agar mampu bangkit kembali.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat penambahan 19 jiwa korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga Sabtu (20/12). Penambahan kembali korban jiwa tersebut menjadikan total meninggal dunia mencapai 1.090 korban.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.