Jangan Terlambat! Gate Whoosh Ditutup 5 Menit Sebelum Berangkat

Jumat, 19 Des 2025, 21:20 WIB

JAKARTA – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengimbau penumpang kereta cepat Whoosh untuk datang lebih awal ke stasiun guna mengantisipasi penutupan akses masuk menuju peron.

Kebijakan penutupan gate yang dilakukan lima menit sebelum jadwal keberangkatan ini bertujuan menjaga ketepatan waktu operasional dan kelancaran perjalanan.

Ket. Foto: Penumpang menunggu jadwal keberangkatan kereta WHOOSH di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta. — Sumber: ANTARA PHOTO/ Hreeloita Dharma Shanti.

Imbauan tersebut menegaskan pentingnya disiplin waktu penumpang sebagai bagian dari upaya meningkatkan keandalan layanan transportasi cepat.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (19/12), mengatakan aturan ini diterapkan demi keselamatan dan kenyamanan penumpang.

“Karakteristik prasarana stasiun Whoosh membuat jarak antara gate dan kereta cukup jauh. Karena itu, proses tap-in ditutup lebih cepat agar seluruh penumpang dapat masuk dengan aman sebelum kereta berangkat,” ujarnya.

Eva mencontohkan, jika jadwal keberangkatan dari Stasiun Halim Jakarta pukul 10.00 WIB, maka pintu akan otomatis ditutup pada pukul 09.58 WIB.

“Pukul 10.00 itu kereta mulai jalan, bukan tutup pintu. Jadi penutupan dilakukan lima menit sebelumnya untuk memastikan semua penumpang sudah berada di dalam,” katanya.

Meski demikian, Eva menjelaskan KCIC telah menyiapkan kebijakan khusus bagi penumpang yang tertinggal. Mereka masih diberi kesempatan untuk melakukan perubahan jadwal keberangkatan secara gratis, maksimal 15 menit setelah kereta berangkat.

Namun, penumpang hanya dapat berpindah ke jadwal kereta berikutnya di hari yang sama, tidak bisa di hari lain.

Eva menambahkan, mengingat Whoosh menerapkan sistem harga dinamis sesuai waktu keberangkatan—baik jam sibuk maupun non-sibuk, serta hari kerja atau libur—maka penumpang yang melakukan perubahan jadwal atau reschedule tetap harus menyesuaikan dengan harga tiket yang berlaku.

“Misalnya, jika penumpang ketinggalan kereta pukul 12.00 dengan harga tiket Rp200 ribu, lalu pindah ke kereta pukul 12.30 yang harganya Rp225 ribu, maka penumpang wajib membayar sesuai harga tiket di jam tersebut,” tuturnya.

Seperti diketahui, Whoosh telah mengangkut lebih dari 12 juta penumpang sejak diluncurkan secara komersial pada 17 Oktober 2023 hingga setidaknya Oktober 2025

Untuk tahun ini, hingga Oktober 2025, jumlah penumpang tercatat mencapai sekitar 5,1 juta orang sepanjang tahun berjalan, naik sekitar 6,3% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.