Menteri Kebudayaan Fadli Zon Resmikan Panggung Sanggabuwana Keraton Surakarta
Rabu, 17 Des 2025, 08:57 WIBSOLO â Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meresmikan Panggung Sanggabuwana Keraton Surakarta yang baru saja selesai direvitalisasi oleh pemerintah pusat.
âKita berkumpul di hari ini, di tengah pusaran sejarah dan keagungan budaya yang terekam oleh waktu. Kegiatan ini dalam rangka meresmikan bangunan fisik dan punya perjalanan sejarah bangsa, sejarah kolektif bangsa lewat Panggung Sanggabuwana,â kata Fadli Zon di sela-sela peresmian di Solo, Jawa Tengah, Selasa (16/12)malam.
Ia mengatakan Panggung Sanggabuwana pernah menjadi bangunan tertinggi yang ada di Pulau Jawa. Bangunan yang menjadi bagian dari sejarah bangsa tersebut saat ini resmi menjadi salah satu cagar budaya nasional.
âCagar budaya merupakan kekayaan bangsa, termasuk juga Keraton Surakarta dan berbagai peninggalan di masa lalu. Kalau kita lihat dari catatan, Panggung Sanggabuwana ini berbentuk segi delapan dengan tinggi 30 meter dan terdiri dari lima tingkatan,â katanya.
Ia mengatakan bangunan tersebut dibangun pada masa pemerintahan Pakubuwono III.
âPanggung Sanggabuwana ini merupakan bagian tak terpisahkan dari arsitektur keraton. Merupakan manifestasi keraton sebagai pusat jagat, sebagai pos penjagaan strategis untuk pengawasan di seluruh bagian keraton. Termasuk juga menjadi tempat meditasi bagi raja sehingga menjadi tempat yang sakral,â katanya.
Selain peresmian Panggung Sanggabuwana, pada kesempatan yang sama juga dilakukan peresmian tata pamer museum yang juga menjadi salah satu titik yang direvitalisasi oleh pemerintah.
âKami juga melakukan revitalisasi tata pamer museum keraton. Tata pamer ini merekonstruksi dan juga membuat displai dari benda-benda budaya, artefak dan koleksi di dalamnya sehingga museum keraton dapat sesuai standar,â katanya.
Ia berharap dengan tata pamer baru ini para wisatawan yang berkunjung ke museum di Keraton Surakarta bisa memperoleh informasi yang cukup soal sejarah yang tersimpan di museum tersebut.
âHarapannya museum dari Keraton Surakarta ini bisa jadi pusat budaya, pusat edukasi di mana masyarakat yang datang melihat bisa langsung dapat informasi. Mudah-mudahan nanti museum ini dapat kunjungan yang lebih banyak dari masyarakat,â katanya.
Ia juga berharap tercipta iklim yang kondusif di dalam Keraton Surakarta.
âInsya Allah semua lancar dan suasana kondusif, kami ingin cagar budaya terjaga, tidak boleh terjadi kerusakan, vandalisme, bangunan harus dijaga baik,â katanya.
Ia juga berharap Keraton Surakarta bisa menjadi pusat kegiatan budaya dan wisata budaya daerah.
âHarapannya ada penataan keraton (di bagian lain) dan negara pasti hadir karena ini merupakan warisan budaya bangsa. Arahan Presiden saya diminta melakukan pemugaran, revitalisasi, sehingga terjaga ekosistem situs cagar budaya,â katanya.
Sementara itu, Maha Menteri Keraton Kasunanan Surakarta adalah Kanjeng Gusti Panembahan Agung (KGPA) Tedjowulan mengatakan sebelum revitalisasi, tepatnya di awal tahun ini sesuai dengan arahan Menteri Kebudayaan agar pihak keraton menyusun tim internal untuk lancarnya proses revitalisasi.
âSaat itu, kami sampaikan bahwa kami membentuk tim kecil bernama Tim Lima, di antaranya berisi KGPA Tedjowulan, (mendiang) Sri Susuhunan Pakubuwana XIII, dan GRAy Wandansari Koes Moertiyah,â katanya.
Ia mengatakan saat ini masih banyak tempat di dalam keraton yang masih perlu penanganan khusus, seperti Ndalem Ageng, Keraton Kilen, Bandengan dan Keputren.
âKami mengharapkan Bapak Menteri berkenan meninjau lokasi. Masih banyak tempat yang perlu penanganan khusus, seperti Ndalem Ageng, Keraton Kilen, Bandengan, Keputren,â katanya.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bank Muamalat Bangun Semangat Kolaborasi
-
Dialog Dengan Calon Dirjen Unesco dari Mesir, Menteri Kebudayaan Dorong Warisan Budaya Masuk Nominasi Dunia
-
Pemkot Cirebon Imbau Warga: Gunakan Jalur Resmi untuk Kerja ke Luar Negeri
-
Pertamina Berdayakan IRT untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan di Bitung
-
Tradisi Pacu Jalur Sudah Terdaftar Sebagai Warisan Budaya Indonesia
-
Keberagaman Jadikan Indonesia Ibu Kota Kebudayaan Dunia
-
Unhas Kukuhkan Empat Guru Besar Baru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.