Inggris Harus Kerja Keras Bongkar Pertahanan Kongo

Rabu, 01 Jul 2026, 06:53 WIB

ATLANTA - Babak gugur Piala Dunia 2026 menghadirkan tantangan berbeda bagi Inggris. Setelah melewati fase grup dengan status juara Grup L, The Three Lions kini memasuki fase yang tidak memberi ruang bagi kesalahan ketika berhadapan dengan Kongo di babak 32 besar di Mercedes-Benz Stadium, Rabu (1/7) malam WIB.

Di atas kertas, Inggris berada di posisi lebih kuat. Tim asuhan Thomas Tuchel memiliki materi pemain yang lebih berpengalaman dan datang dengan catatan belum terkalahkan dalam pertandingan kompetitif sejak pelatih asal Jerman itu mengambil alih. Namun, performa mereka sepanjang fase grup belum sepenuhnya meyakinkan. Konsistensi permainan dan kemampuan mengontrol pertandingan menjadi pekerjaan rumah sebelum menghadapi lawan yang memiliki karakter berbeda.

Ket. Foto: Pemain Inggris Harry Kane dan rekan-rekan setimnya bersiap untuk kick-off sebelum pertandingan Grup L Piala Dunia FIFA 2026 antara Panama dan Inggris di Stadion New York New Jersey pada 27 Juni 2026 di East Rutherford, New Jersey. — Sumber: Mattia Ozbot/Getty Images/AFP

Kongo justru datang dengan modal kepercayaan diri tinggi. Berstatus sebagai tim peringkat tiga terbaik fase grup, The Leopards berhasil menciptakan sejarah dengan mencapai babak gugur untuk pertama kalinya sejak tampil sebagai Zaire pada Piala Dunia 1974.

Pertemuan ini akan menjadi laga antara Inggris yang mengandalkan kualitas individu dan struktur permainan dengan Kongo yang berkembang melalui intensitas, transisi cepat, serta keberanian menghadapi tim besar. Tuchel membawa Inggris ke fase gugur dengan catatan impresif. Dari 11 pertandingan kompetitif, Inggris meraih 10 kemenangan dan satu hasil imbang. Rekor tersebut menunjukkan kestabilan, meski beberapa penampilan mereka di fase grup masih mendapat kritik.

Dalam sejarah Piala Dunia, perjalanan menuju gelar hampir tidak pernah berjalan sempurna. Hanya Uruguay 1930, Italia 1938, Brasil 1970, dan Brasil 2002 yang mampu menjadi juara dengan rekor kemenangan sempurna dalam waktu normal atau tambahan.

Karena itu, Inggris tidak terlalu terbebani oleh hasil fase grup. Yang lebih penting bagi Tuchel adalah menemukan keseimbangan antara kontrol permainan dan efektivitas serangan. “Kini tekanannya meningkat. Ini adalah fase sepak bola yang sebenarnya. Para pemain sudah terbiasa dengan tekanan besar dan saya pikir situasi seperti ini akan membuat kami tampil lebih baik,” ujar kiper Inggris Jordan Pickford.

Inggris kemungkinan tetap mengandalkan penguasaan bola dan serangan dari sisi lapangan. Bukayo Saka dan Marcus Rashford menjadi opsi utama untuk membuka pertahanan Kongo melalui kecepatan dan kemampuan duel satu lawan satu.

Namun, persoalan terbesar Inggris berada di sektor kanan pertahanan. Cedera Jarell Quansah menambah daftar masalah setelah Reece James lebih dulu masuk ruang perawatan. Kondisi itu membuat Djed Spence diperkirakan menjadi pilihan utama Tuchel.

Di lini depan, Harry Kane kembali menjadi pusat perhatian. Penyerang Bayern Munchen tersebut tidak hanya menjadi ujung tombak serangan, tetapi juga pemain yang mampu menghubungkan lini tengah dengan para pemain sayap. Kane kini mengejar catatan legenda Inggris Gary Lineker dalam daftar pencetak gol fase gugur Piala Dunia.

Sementara itu, Kongo datang tidak hanya untuk bertahan. Tim asuhan Sebastien Desabre menunjukkan mental kuat setelah mampu membalikkan keadaan dalam laga penting menghadapi Uzbekistan. Sempat tertinggal lewat gol cepat Eldor Shomurodov, Kongo bangkit melalui dua gol Yoane Wissa dan satu gol Fiston Mayele. Kemenangan tersebut memastikan tiket sejarah ke fase gugur.

“Inggris akan menjadi pertandingan yang berbeda. Mereka memiliki pemain-pemain top dan merupakan salah satu tim terbaik di dunia. Kami harus menikmati kesempatan ini karena kami pantas berada di sini,” kata Wissa. ben/G-1

Perkiraan Formasi

Inggris 4-2-3-1

Pickford

Spence, Konsa, Guehi, O’Reilly

Anderson, Rice

Saka, Bellingham, Rashford

Kane

DR Kongo 5-3-2

Mpasi-Nzau

Wan-Bissaka, Tuanzebe, Mbemba, Kapuadi, Masuaku

Moutoussamy, Sadiki, Kayembe

Wissa, Bakambu

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.