Unhas Kukuhkan Empat Guru Besar Baru
Selasa, 10 Jun 2025, 19:18 WIBMAKASSAR - Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Rapat Paripurna Senat Akademik terbatas dalam rangka upacara Penerimaan Jabatan Profesor empat guru besar baru di Gedung Rektorat Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Selasa (10/6).
Adapun empat guru besar baru yang dikukuhkan adalah Prof Dr Kadek Ayu Erika SKep Ns MKes (Guru Besar Bidang Ilmu Keperawatan Anak), Prof Dr Syamsu Rizal SHut MSi IPU (Guru Besar Bidang Ilmu Perencanaan Hutan).
Selanjutnya Prof Dr Andi Detti Yunianti SHut NP (Guru Besar Bidang Rekayasa Pemanfaatan Hasil Hutan), dan Prof Dr Slamet Santosa MSi sebagai Guru Besar Bidang Ekologi Tumbuhan.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Alumni, dan Sistem Informasi, Prof Dr Farida Patittingi SH MHum, menjelaskan, Unhas saat ini berada pada peringkat teratas dalam jumlah dosen dengan jabatan akademik guru besar atau profesor.
Dari 1.616 dosen tetap Unhas, sebanyak 468 di antaranya atau 28.96 persen di antaranya telah mencapai jenjang jabatan akademik guru besar.
âKita mengalami peningkatan signifikan dalam tiga tahun terakhir. Sejak tahun 2022 hingga sekarang, Unhas menghasilkan 195 guru besar. Hal ini tercapai karena perbaikan dalam layanan dan tata kelola sumber daya manusia,â kata Prof Farida.
Dalam tata kelola manajemen sumber daya manusia, Prof Farida menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan pendekatan pro aktif dan menjemput bola.
Unit kerja yang membidangi SDM, kata dia, secara rutin melakukan pemantauan terhadap pemenuhan beban kerja dosen, dan memastikan bahwa proses kenaikan jabatan akademik setiap dosen terpantau.
Dosen-dosen yang dipantau telah memenuhi syarat administrasi akan dihubungi untuk mempersiapkan berkas tambahan.
Kenaikan jabatan akademik dosen, khususnya yang akan menuju Lektor Kepala maupun Guru Besar, membutuhkan syarat khusus dan syarat tambahan, ujar Prof Farida
Kami menyiapkan tim khusus yang akan memfasilitasi pendampingan dosen-dosen yang akan melengkapi berkas tersebut. Dengan pendekatan ini, kita kemudian dapat mencatatkan peningkatan signifikan dalam kenaikan jabatan akademik dosen,â lanjutnya.
Saat ini, dari 1.616 orang dosen tetap Universitas Hasanuddin, masih ada sebanyak 4 dosen atau 0,25 persen yang belum mempunyai jabatan akademik, dan sebanyak 153 dosen atau 9,47 persen yang masih berjabatan akademik Asisten Ahli.
Sementara itu, dosen yang telah memiliki jabatan akademik Lektor sebanyak 463 orang atau 28,65 persen, dan yang telah berjabatan akademik Lektor Kepala sebanyak 333 orang atau 20,61 persen.
âDosen yang telah memiliki jabatan akademik Lektor Kepala adalah potensi untuk menjadi Guru Besar. Begitu juga yang memiliki jabatan akademik Lektor adalah potensi untuk menjadi Lektor Kepala. Maka kita menyiapkan pendampingan khusus untuk yang membutuhkan,â kata Prof. Farida. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Udang Indonesia Kembali Diserap Pasar AS, Ekspor Triwulan III Naik 16,3 Persen
-
Menperin Agus Gumiwang Tekankan Industri Pengolahan Mendominasi Ekonomi RI di 2025
-
Nur Rachmat Yuliantoro Dikukuhkan sebagai Guru Besar, Soroti Kompleksitas Utang BRI Tiongkok di Indonesia
-
Fitur ‘Live’ Kembali AKtif, TikTok Janjikan Ruang Aman Berekspresi
-
Format Permainan Berburu Koin Diubah Aplikasi Jagat usai Bertemu Kemenkomdigi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.