Dukungan Masyarakat Adat Jadi Faktor Utama Pengembangan Pariwisata Kota Jayapura

Rabu, 01 Jul 2026, 07:00 WIB

Jayapura - Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Papua, menilai keterlibatan aktif masyarakat adat menjadi faktor utama dalam pengembangan sektor pariwisata karena sebagian besar destinasi wisata di daerah tersebut berada di atas tanah hak ulayat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura Richard Nahumury mengatakan pengembangan pariwisata tidak dapat berjalan optimal tanpa kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan masyarakat adat sebagai pemilik hak ulayat.

Ket. Foto: elaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura Richard Nahumury. — Sumber: Antara

"Pengembangan pariwisata di Kota Jayapura tidak bisa berjalan optimal tanpa adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan pemilik hak ulayat," kata Richard di Jayapura, Selasa (30/6).

Menurut dia, sinergi dengan masyarakat di 14 kampung adat menjadi fondasi penting untuk mendorong pembangunan sektor pariwisata yang berkelanjutan sekaligus tetap menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

"Pentingnya pengelolaan potensi wisata berbasis masyarakat adat dengan tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal, untuk itu pihak adat harus bersama-sama dengan pemerintah membangun potensi yang ada," ujarnya.

Richard meyakini kemajuan sektor pariwisata tidak hanya meningkatkan daya tarik Kota Jayapura sebagai destinasi wisata, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat adat.

"Jika sektor pariwisata maju dan berkembang maka selain meningkatkan daya tarik wisatawan, diyakini akan memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat adat," katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata terus memperkuat tata kelola destinasi wisata berbasis masyarakat lokal. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan budaya setempat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan pelatihan pengelolaan objek wisata kepada masyarakat di 10 kampung adat, termasuk pelatihan pengolahan kuliner lokal, pengembangan kerajinan tangan, serta peningkatan kapasitas kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

"Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat lokal dalam pengembangan sektor pariwisata," ujarnya.

Menurut Richard, penguatan kapasitas Pokdarwis menjadi bagian penting dalam menciptakan destinasi wisata yang aman, bersih, dan nyaman sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan.

"Melalui pengelolaan yang profesional, sektor ini akan menjadi motor penggerak ekonomi baru yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat kampung," tegasnya.

Ia menambahkan pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi dengan masyarakat untuk mewujudkan sektor pariwisata Kota Jayapura yang berdaya saing, menarik, dan berkelanjutan.

"Karena penataan destinasi wisata sangat penting untuk mengoptimalkan potensi daerah sehingga kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan pemerintah dalam menata destinasi wisata menjadi lebih baik," ujarnya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Siswa SRMP 20 Budi Luhur Intip Lebih Dekat Dunia TNI AU di Lanud Sjamsudin Noor.

Inter Milan Menang Dramatis atas Real Betis, Gol John Stones Jadi Pahlawan di Laga Pramusim

Pos Polisi Lalu Lintas Margorejo Surabaya Diduga Dilempar Bom Molotov

Viral Kasus Perundungan di Blora! Korban Pilih Keputusan Mengejutkan, Berdamai dan Cabut Laporan

Kota Wina Digugat soal Tarif Toilet Umum Khusus Perempuan Tapi untuk Pria Gratis

Krisis Air Makin Parah! Warga Swiss Dilarang Cuci Mobil dan Siram Taman

Jakarta Diprediksi Berawan Seharian Minggu Ini, BMKG Catat Suhu Bisa Capai 34 Derajat

Drama 6 Gol! AC Milan Menang Telak 4-2 atas Manchester United

Resmi! Bek Sayap Timnas Inggris Djed Spence Tinggalkan Tottenham, Kini Berseragam Inter Milan

Meriah Banget Semarak HUT RI! Seribuan Siswa Aceh Barat Turun ke Jalan Ikuti Karnaval Kemerdekaan

Meski Hasil Kurang Memuaskan, Singapura Temukan Sisi Positif Lawan Yordania

Gempa Simalungun Bikin Warga Aceh Barat Waspada, BPBD Beri Kabar Terbaru

Dedi Mulyadi Gagas Lima Desa di Bekasi Ditata dengan Nuansa Sunda, Rumah Tradisional Bakal Dipertahankan

Erdogan Ajak Mesir Bergabung dengan Pakta Pertahanan Turki-Saudi-Pakistan

Keren Tak Cuma Atasi Kerusuhan, Mobil Water Canon Polres Kudus Kini Dipakai Salurkan Air Bersih

Kebakaran Hutan Mengamuk di Eropa, Cuaca Panas dan Kering Jadi Penyebabnya

Rano Karno Gagas Serial AI “Rimba Raya”, Ajak Generasi Muda Kembali Cintai Alam

Fantastis Lada Putih Babel Mendunia! Kementerian UMKM Lepas Ekspor 8,2 Ton ke Belanda

Korsel Buka Jalan Damai dengan Korut, Tekad Akhiri Konflik Makin Kuat

Mengagetkan! Koops TNI Habema Amankan Senjata Diduga Milik OPM di Ugimba

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.