Lebarkan Sayap ke Timur Indonesia, TransNusa Hadirkan Tiga Rute Baru

Selasa, 16 Des 2025, 21:21 WIB

JAKARTA - Maskapai penerbangan TransNusa resmi membuka penerbangan untuk tiga rute domesk baru yang akan semakin memperluas konekvitas antarwilayah di Indonesia bagian Tengah dan Timur. Tiga rute tersebut melipu Denpasar-Lombok, Denpasar-Bima, dan Sorong-Timika, yang sudah dapat dipesan mulai 1 Desember 2025, dengan penerbangan perdana mulai 15 Desember 2025.

Saat memberikan sambutan di Bima, Direktur Utama TransNusa Bayu Sutanto mengatakan pembukaan rute baru ini merupakan bagian dari komitmen TransNusa dalam menghadirkan pilihan perjalanan udara yang lebih mudah, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. Langkah strategis ini juga mencerminkan peran aktif TransNusa dalam memperkuat konekvitas regional, sekaligus membuka akses yang lebih luas menuju berbagai desnasi unggulan, baik untuk kebutuhan bisnis maupun pariwisata.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Istimewa

“Bagi TransNusa, konekvitas bukan sekadar menghubungkan kota ke kota, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan pariwisata yang berkelanjutan. Melalui inovasi berkelanjutan dan perluasan jaringan rute, kami ingin menghadirkan layanan yang benar- benar menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia," katanya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/12).

Ia menambahkan penerbangan perdana rute Denpasar-Lombok TransNusa menjadi momen ismewa yang sarat makna. Pesawat C909 TransNusa mendapat kehormatan water salute sebanya di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid pada 15 Desember 2025, menandai langkah awal konekvitas baru antara dua desnasi unggulan Nusantara.

Kehangatan penyambutan semakin terasa keka Angkasa Pura I menyambut kedatangan Direktur Utama TransNusa, Bayu Sutanto, bersama Vice Chairman TransNusa, Leo Budiman, dengan penyematan kain khas Lombok, sebuah simbol penghormatan sekaligus harapan akan terjalinnya kolaborasi dan pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan.

Dikesempatan yang berbeda, General Manager Bandara Internaonal I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab mengatakan sebagai bagian dari ekosistem pariwisata pihaknya memiliki target dalam penguatan konekvitas udara.

"Kami ingin terus mendorong agar Bandara I Gus Ngurah Rai memiliki konekvitas yang luas dan merata karena dampaknya hanya memberikan kemudahan kepada masyarakat dan menghadirkan perjalanan yang lebih nyaman, tetapi juga dapat menjadi katalis dalam pemerataan pariwisata di Indonesia," ujar Syaugi.

Pada hari yang sama, penerbangan perdana rute Denpasar-Bima TransNusa berlangsung meriah dan penuh khidmat. Sebanya di Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin, pesawat TransNusa disambut dengan water salute sebagai penanda dibukanya konekvitas udara baru menuju Bima. Kehangatan penyambutan berlanjut di apron bandara, keka rombongan manajemen TransNusa mendapat kehormatan disambut tarian adat Wura Bongi Monca yang sarat makna budaya.

20251216212045_e4eb331e-edc1-418e-b1c0-52214bc6efbc.jpeg

Acara penyambutan ini turut dihadiri Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE., bersama Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH., serta berlangsung di Ruang VIP Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima. Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Bima, termasuk Asisten I Sekda, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kominfok, dan Kepala Badan Kesbangpol, semakin menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah.

Turut hadir pula Wakil Bupa Bima dr. H. Irfan Zubaidy, unsur Forkopimda, Dandim 1608/Bima, Kapolresta Bima Kota, serta pimpinan BUMD dan BUMN, mencerminkan sinergi kuat lintas pemangku kepentingan dalam menyambut hadirnya penerbangan perdana TransNusa ke Bima.

Selain menawarkan harga yang bersahabat, TransNusa juga menghadirkan jadwal penerbangan yang fleksibel guna mendukung kenyamanan perjalanan pelanggan. Rute Denpasar-Lombok tersedia dua kali sehari, dengan keberangkatan dari Denpasar pada pukul 07.30, 15.55 dan 18.55 WITA, serta dari Lombok pada pukul 08.25, 17.20 dan 20.00 WITA.

Untuk rute Denpasar-Bima, penerbangan dijadwalkan berangkat dari Denpasar pada pukul 09.35 WITA dan kembali dari Bima pada pukul 11.00 WITA. Sementara itu, rute Sorong-Timika akan beroperasi dengan jadwal keberangkatan dari Sorong pada pukul 10.50 WITA dan penerbangan kembali dari Timika pada pukul 12.40 WITA.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.