Sampai Diinden Swasta, 130 SMK di Jatim Mampu Kembangkan Kendaraan Listrik

Senin, 04 Mei 2026, 16:55 WIB

SURABAYA - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur meluncurkan inovasi kendaraan listrik hasil karya siswa SMK pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya (Senin (4/5).

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, mengatakan, dari total 229 SMK negeri dan sekitar 1.800 SMK swasta di Jawa Timur, sebanyak 130 sekolah telah berhasil mengembangkan kendaraan listrik, baik produksi baru maupun hasil konversi dari bahan bakar minyak ke listrik.

Ket. Foto: Aries menyebut, program Link and Match antara dunia pendidikan dan industri kembali ditekankan sebagai strategi utama, khususnya di pendidikan vokasi. — Sumber: Koran Jakarta/ Selocahyo

“Ini luar biasa. Bahkan beberapa sudah di-inden oleh perusahaan untuk konversi. Artinya karya siswa kita tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki nilai ekonomi,” ungkap Aries, saat menjelaskan program Link and Match antara dunia pendidikan dan industri. 

Tak hanya fokus pada inovasi teknologi, lanjutnya, Dinas Pendidikan Jatim juga mengembangkan Program Sekolah Integritas sebagai pilot project di 40 sekolah yang tersebar di 38 kabupaten/kota. Program ini menanamkan nilai kejujuran dan karakter sejak dini, seperti melalui kantin kejujuran dan sistem ujian tanpa pengawasan ketat.

“Kita mulai dari hal kecil, membangun budaya jujur di sekolah. Nanti 40 sekolah ini akan menjadi benchmark untuk diterapkan di sekolah lain,” jelasnya.

Aries menambahkan, peringatan Hardiknas 2026 di Jawa Timur menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, mendorong inovasi, serta memastikan bahwa pendidikan tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan.

  • Dinas Pendidikan Jawa Timur

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.