Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Thailand Berlakukan Darurat Militer, Bentrokan dengan Kamboja Makin Memanas

9 Minggu, 14 Des 2025, 17:59 WIB | Oleh:
Thailand Berlakukan Darurat Militer, Bentrokan dengan Kamboja Makin Memanas Thailand Berlakukan Darurat Militer, Bentrokan dengan Kamboja Makin Memanas Doc: ANTARA/Xinhua/HO-Royal Thai Army
Ket. Arsip - Suasana rumah sakit tempat roket yang ditembakkan dari sisi Kamboja mendarat di dekatnya, di Provinsi Surin, Thailand (10/12).

ISTANBUL - Pemerintah Thailand pada Minggu (14/12) memberlakukan darurat militer dan jam malam di sejumlah distrik perbatasan menyusul meningkatnya bentrokan bersenjata dengan Kamboja yang telah menewaskan puluhan orang dan memicu pengungsian massal.

Harian lokal Khaosod melaporkan seorang prajurit Angkatan Darat (AD) Thailand tewas saat bertugas di dekat perbatasan akibat serangan roket BM-21 pada hari yang sama.

Juru bicara Kementerian Pertahanan (Kemhan) Thailand Surasant Kongsiri mengatakan jam malam diberlakukan di empat distrik di di Provinsi Trat dan pertempuran masih berlangsung di sepanjang perbatasan, menurut laporan Bangkok Post.

Status darurat militer memberikan kewenangan kepada aparat untuk menahan individu atau melakukan penggeledahan terhadap orang, kendaraan, atau bangunan yang dianggap menimbulkan ancaman keamanan.

Pasukan marinir Thailand berhasil merebut kembali sebagian besar wilayah Ban Sam Lang dan Ban Nong Ree di Cham Rak, Muang, setelah pertempuran sengit dengan pasukan Kamboja, Thai PBS melaporkan.

Kepada media itu, Panglima Tertinggi AD Thailand Jenderal Chaiyapruek Duangprapat mengatakan bahwa tujuan utama mereka adalah memastikan "Kamboja tidak akan menjadi ancaman militer bagi Thailand dalam waktu yang lama."

Di lain pihak, Kemhan Kamboja menyatakan militer Thailand melakukan serangan ke sejumlah desa menggunakan tembakan artileri, pengeboman dari jet tempur F-16, serta pergerakan pasukan infanteri, menurut laporan Khmer Times.

Sementara itu, upaya mendamaikan kedua negara bertetangga itu terus diupayakan oleh berbagai pihak.

Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan di platform X bahwa dia telah melakukan pembicaraan terpisah dengan PM Kamboja Hun Manet dan PM Thailand Anutin Charnvirakul, serta mendesak kedua pihak yang bertikai untuk menghentikan permusuhan.

"Saya telah meminta pengerahan Tim Pengamat ASEAN (AOT) yang dipimpin Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia untuk memantau perkembangan di lapangan," kata Anwar.

Dia menambahkan bahwa misi tersebut akan "dilengkapi" dengan kemampuan pemantauan satelit AS.

Namun, kata Anwar, PM Anutin membantah gencatan senjata akan dilakukan pada waktu yang ditetapkan karena perundingan gencatan senjata dengan Kamboja belum saatnya untuk dilakukan, menurut laporan Thai Enquirer.

Di sisi lain, PM Hun Manet mengatakan pada Sabtu di Facebook bahwa Kamboja "menyambut dan mendukung inisiatif" gencatan senjata oleh Anwar.

Bentrokan di perbatasan Thailand-Kamboja telah menyebabkan sekitar 700.000 orang mengungsi di kedua sisi perbatasan. Jumlah korban tewas telah bertambah menjadi 34 orang sejak Senin, menurut pejabat dan media setempat.

Sebelas warga sipil tewas di Kamboja, sedangkan 16 tentara dan tujuh warga sipil kehilangan nyawa di Thailand. Lebih dari 290 tentara dan petugas polisi juga terluka.

Kedua negara menandatangani perjanjian damai pada Oktober di Kuala Lumpur, Malaysia, tetapi perjanjian itu ditangguhkan setelah beberapa tentara Thailand terluka parah akibat ledakan ranjau darat di provinsi perbatasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...

BNPB Perketat Aspek Keselamatan

51 menit yang lalu | Ones

Nasional
BNPB Perketat Aspek Keselam...
Nasional
Polri Harus Tuntaskan Kasus...
Megapolitan
Peningkatan Kunjungan Wisat...
Nasional
Proses Distribusi Genteng P...
Advertisement
Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.