Xavi Simons Ingin Bangun Warisan Sendiri di Spurs, Terinspirasi Sosok Son Heung-min

Kamis, 11 Des 2025, 07:26 WIB

LONDON, INGGRIS — Xavi Simons menegaskan ambisinya untuk “membangun warisan sendiri” di Tottenham Hotspur setelah tampil gemilang dan mencetak gol saat momen perpisahan emosional Son Heung-min dengan para suporter Spurs.

Gelandang serang asal Belanda itu kembali menunjukkan kelasnya dalam kemenangan telak 3-0 atas Slavia Praha di Liga Champions, Rabu (10/12) dini hari WIB. Simons menutup pesta gol lewat eksekusi penalti di menit akhir, dalam laga yang juga menjadi ajang perpisahan resmi Son dengan pendukung Tottenham.

Ket. Foto: Xavi Simons. — Sumber: AFP

Simons, yang kini mengenakan kostum bernomor punggung 7, nomor yang sebelumnya identik dengan Son, tampil konsisten dalam beberapa laga terakhir, termasuk saat memimpin Spurs meraih kemenangan atas Brentford pada akhir pekan lalu.

“Senang bisa mencetak gol, tapi yang paling penting bagi saya adalah merasa nyaman dan menikmati permainan di lapangan,” ujar Simons.

Pemain berusia 22 tahun itu didatangkan Tottenham dari RB Leipzig pada bursa transfer musim panas lalu.

“Saya sebelumnya belum pernah bertemu Son secara pribadi, sekarang sudah sedikit mengenalnya. Dia adalah legenda besar klub ini. Sebuah kehormatan bagi saya mengenakan nomor ini dan membangun warisan saya sendiri,” tambahnya.

Son Heung-min mencatatkan 173 gol dari 454 penampilan bersama Tottenham. Laga kompetitif terakhirnya bersama Spurs adalah saat membawa tim menjuarai Liga Europa setelah mengalahkan Manchester United pada tanggal 21 Mei lalu.

Kapten tim nasional Korea Selatan itu hengkang pada pra-musim lalu untuk bergabung dengan Los Angeles FC, sehingga baru bisa berpamitan langsung dengan para pendukung Spurs pada laga kontra Slavia Praha.

Beberapa jam sebelum kick-off, sebuah mural bergambar Son diresmikan di Tottenham High Road sebagai bentuk penghormatan kepada sang legenda.

Di hadapan 47.821 penonton yang memadati stadion, Son berkata singkat namun penuh makna: “Saya akan selalu menjadi bagian dari Spurs.”

Kepada media Korea Selatan usai laga, Son mengungkapkan emosinya.

“Pertama-tama, saya sangat bahagia bisa kembali ke tempat di mana saya menghabiskan masa muda dan yang terasa seperti rumah. Saya sangat berterima kasih kepada para penggemar yang menyambut dan memberi dukungan. Perjalanan kemarin cukup berat karena waktu tempuh penerbangan lebih lama dari perkiraan, tapi hari ini benar-benar hari yang bahagia. Terima kasih banyak.”

Mathys Tel, yang baru dimasukkan ke dalam skuad Liga Champions Spurs pekan ini sebagai pengganti Dominic Solanke yang cedera, juga mengungkapkan kedekatannya dengan Son.

“Sonny seperti kakak bagi saya. Dia selalu mengirimi saya pesan, selalu memberi dukungan. Kami menang, Sonny ada di stadion, itu momen yang sangat indah,” kata Tel.

“Sonny adalah legenda besar Tottenham. Ketika sosok seperti dia datang setelah semua yang ia berikan untuk klub ini, Anda ingin memberikan segalanya untuknya.”

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.