Wagub Rano Ajak Ribuan Lansia Ketawa di Bioskop, Nobar Film Agak Laen: Menyala Pantiku

Kamis, 11 Des 2025, 18:15 WIB

JAKARTA - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri kegiatan nonton bareng film “Agak Laen: Menyala Pantiku” yang diselenggarakan bagi para lansia di Bioskop Metropole XXI, Jakarta Pusat, pada Kamis (11/12). Acara ini menjadi salah satu program yang dirancang Pemprov DKI untuk memperluas ruang kebahagiaan sekaligus memperkuat kebersamaan bagi warga senior ibu kota.

Dalam kegiatan tersebut, Wagub Rano menyampaikan salam khusus dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang menegaskan komitmen Jakarta sebagai kota yang membahagiakan warganya. Ia menyebut kegiatan nobar ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana Pemprov berupaya menghadirkan hiburan berkualitas bagi para lanjut usia.

Ket. Foto: — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Pak Gubernur menitipkan salam untuk seluruh peserta, karena beliau meyakini bahwa Jakarta harus menjadi kota yang membahagiakan warganya," ujar Rano.

"Hari ini, kami mengajak para Opa dan Oma menikmati tontonan yang menghibur. Bahkan dari judulnya saja sudah mengundang tawa."

Wagub Rano menyampaikan rasa senangnya bisa menyaksikan film tersebut bersama para lansia dari Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Mulia. Ia memberikan apresiasi kepada jajaran Dinas Sosial DKI yang telah menghadirkan ruang alternatif bagi lansia untuk mendapatkan hiburan sehat di lingkungan yang aman.

Menurutnya, lansia memiliki peran sosial penting dalam kehidupan masyarakat Jakarta dan perlu mendapat perhatian berkelanjutan. Berdasarkan data Dukcapil DKI Jakarta Semester I Tahun 2025, jumlah lansia di Jakarta mencapai 1.167.038 jiwa atau sekitar 10,6 persen penduduk.

Angka tersebut menunjukkan bahwa populasi lansia terus meningkat sehingga upaya pemenuhan hak dan perlindungan mereka perlu terus diperkuat. Pemerintah daerah, tambah Rano, harus memastikan para lansia mendapatkan fasilitas sosial yang memadai dan kesempatan untuk tetap aktif.

"Kegiatan nonton bersama ini bukan hanya memberikan hiburan, tetapi juga memperkuat interaksi sosial serta menghadirkan suasana yang hangat bagi para lansia," ucapnya.

"Kegiatan semacam ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental mereka di lingkungan binaan."

Wagub Rano juga memberikan apresiasi kepada rumah produksi Imajinari dan seluruh tim film yang berhasil mencetak prestasi besar. Film drama-komedi tersebut mencatat enam juta penonton hanya dalam 14 hari penayangan sehingga menjadi salah satu film nasional yang paling diminati tahun ini.

Menurut Rano, antusiasme masyarakat tersebut mencerminkan bahwa kreativitas lokal mampu menyatukan berbagai lapisan sosial. Ia menilai film komedi menjadi sarana hiburan yang paling mudah diterima masyarakat karena menghadirkan tawa sekaligus ruang kebersamaan.

"Saya berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut melalui inovasi pelayanan sosial yang memperkuat pemenuhan hak, perlindungan, dan kesejahteraan bagi para lansia di Jakarta," tambahnya.

"Mari kita dukung industri film nasional agar ekosistem perfilman Indonesia semakin tumbuh dan menghasilkan karya yang membanggakan."

Sementara itu, Nurhayati, salah satu pendamping lansia dari PSTW Budi Mulia, menyampaikan rasa bahagianya karena para lanjut usia dapat menikmati pengalaman menonton film di bioskop.

"Saya sangat senang karena kakek dan nenek bisa merasakan hal yang sama seperti orang lain, yaitu nonton di bioskop," ujarnya.

"Kami antusias dan bahagia sekali. Terima kasih sudah diadakan acara nonton bareng untuk kakek dan nenek."

Acara nobar ini menjadi pengingat bahwa kota besar seperti Jakarta perlu menghadirkan ruang sosial yang ramah bagi warga senior. Dengan menghadirkan hiburan, interaksi, dan pengalaman baru, Pemprov DKI berharap lansia dapat merasakan kualitas hidup yang lebih baik.

Program pelayanan untuk lansia disebut akan terus diperkuat seiring meningkatnya jumlah warga senior di ibu kota. Kegiatan seperti nobar, terapi sosial, serta aktivitas seni dan budaya diharapkan menjadi bagian penting dari upaya membangun kota yang lebih humanis dan inklusif.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari agenda besar Jakarta dalam meningkatkan kesejahteraan sosial secara keseluruhan. Pemerintah daerah terus mendorong kolaborasi antara dinas terkait, komunitas, dan lembaga sosial untuk menciptakan layanan yang semakin inovatif bagi lansia.

Dengan kehadiran Wagub Rano dalam kegiatan ini, Pemprov DKI menegaskan kembali visi bahwa kota modern harus memberikan tempat yang terhormat bagi warga lanjut usia. Langkah ini menjadi simbol bagaimana Jakarta ingin tumbuh sebagai kota yang merangkul semua kelompok usia secara setara.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.