Polri Nyatakan Penggunaan Vape atau Etomidate Saat Ini Sudah Masuk Golongan Narkotika
Kamis, 11 Des 2025, 18:50 WIBJAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menyatakan etomidate (penggunaan melalui media vape/vape etomidate) saat ini sudah masuk dalam golongan narkotika.
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso di Jakarta, Kamis (11/12), mengatakan penggolongan tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 15 Tahun 2025 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika.
Dengan telah dimasukkannya etomidate ke dalam golongan narkotika, maka kini penggunanya bisa dijerat dengan Undang-Undang (UU) Narkotika.
âJadi, pengguna bisa dikenakan UU Narkotika, rehabilitasi,â katanya.
Masuknya etomidate ke dalam golongan narkotika pun menjadi suatu kemajuan karena sebelumnya, pengguna zat tersebut tidak bisa ditindak lantaran masih diatur dalam UU Kesehatan.
âDulu belum masuk golongan narkotika. Jadi, penindakan masih pakai UU Kesehatan dan hanya bisa dikenakan pada pengedar/produsen, pengguna tidak bisa dikenakan UU Kesehatan,â ucapnya.
Adapun dalam Permenkes Nomor 15 Tahun 2025, etomidate masuk dalam jenis narkotika golongan II.
Dalam Permenkes dijelaskan bahwa narkotika golongan II merupakan narkotika berkhasiat pengobatan yang digunakan sebagai pilihan terakhir dan dapat digunakan dalam terapi dan/atau untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan.
âPerubahan penggolongan narkotika⦠dilakukan berdasarkan adanya zat psikoaktif baru yang berpotensi disalahgunakan dan/atau mengakibatkan ketergantungan, serta belum termasuk dalam golongan narkotika,â demikian bunyi Pasal 2 Permenkes tersebut.
Polri sendiri telah gencar memberantas penggunaan zat etomidate melalui media vape. Selama tahun 2025, Polri telah mengungkap sebanyak 39 kasus vape etomidate dengan 61 tersangka dan menyita barang bukti sebanyak 28.331,54 gram.
Dalam pengungkapan terbaru, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri telah membongkar clandestine lab (laboratorium rahasia) vape etomidate jaringan Malaysia-Indonesia di Medan, Sumatera Utara.
- Polri
- Penggunaan Vape
- Golongan Narkotika
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Hari Bhayangkara ke-80: Presiden Prabowo Tegaskan Tema 'Polri untuk Masyarakat'
-
Komdigi Panggil YouTube Usai Konten Promosi Vape Libatkan Anak-anak, Meutya: Ini Sangat Berbahaya
-
Trump Klaim Aset Iran yang Dicairkan untuk Beli Produk Pertanian AS
-
Kemkomdigi Cetak Talenta Digital SMK, Peluang Kerja Daerah Dibuka Lebar
-
KemenHAM: Kepatuhan HAM Dorong Layanan Publik Inklusif
-
Soal BBM, Warga OKU Timur Diminta Tetap Tenang dan Tak Menimbun.
-
BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Indonesia Hari Ini, Selasa (23/6), Diguyur Hujan Ringan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.