Dubes RI: Kolaborasi Budaya dengan Thailand Harus Jadi Motor Solidaritas Baru!

Rabu, 10 Des 2025, 02:10 WIB

JAKARTA – Kolaborasi budaya Indonesia–Thailand diharapkan dapat memperkuat solidaritas kedua negara melalui pertukaran nilai, tradisi, dan ekspresi seni yang saling memperkaya. Inisiatif ini bukan hanya mempererat hubungan masyarakat, melainkan juga membangun kepercayaan strategis yang penting bagi diplomasi kawasan.

Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk Kerajaan Thailand, Rachmat Budiman berharap kolaborasi budaya RI-Thailand memperkuat solidaritas menghadapi bencana. “Diharapkan agar kegiatan kolaborasi budaya antara Indonesia dan Thailand sekaligus menjadi wadah untuk mempersatukan solidaritas masyarakat kedua negara dalam menghadapi bencana banjir yang menelan banyak korban,” kata Dubes dalam siaran pers KBRI Bangkok di Jakarta, Senin (9/12).

Ket. Foto: Peringatan 75 Tahun Hubungan Diplomatik - Pagelaran budaya 75 Tahun Indonesia Thailand: Harmoni dalam Kebersamaan, Melodi dalam Persahabatan berlangsung di Bangkok, Thailand pada Sabtu (6/12). — Sumber: ANTARA/HO-KBRI Bangkok

KBRI Bangkok mengelar pagelaran budaya ‘75 Tahun Indonesia Thailand: Harmoni dalam Kebersamaan, Melodi dalam Persahabatan’ pada Sabtu (6/12) dan dihadiri lebih dari 800 orang dan diaspora Indonesia yang berada di Bangkok dan sekitarnya. Ajang silaturahmi masyarakat Indonesia di Thailand itu, turut dihadiri Ketua Senat Thailand, Mongkol Surasajja, Direktur Jenderal Asia Timur Kementerian Luar Negeri Thailand, Piyapak Sricharoen dan senator.

Kolaborasi Musik

Kegiatan tersebut menampilkan kolaborasi musik Indonesia-Thailand, termasuk tarian tradisional Indonesia Renggong Manis, Legong, dan Ampar Ampar Pisang. Musisi Thailand Thanis Seeklindee berkolaborasi dengan musisi jazz Indonesia Vertigong membawakan lagu Sik Sik Sibatumanikam, menurut ­pernyataan.

Ada juga the Elderly from Thai Red Cross Society yang berkolaborasi dengan Sekolah Indonesia Bangkok untuk membawakan angklung ansambel melalui lagu Burung Kakaktua dan Rasa Sayange. Mahidol University membawakan lagu Indonesia berjudul Dekat di Hati dan Srinakarinwirot University berkolaborasi dengan Vertigong lewat perpaduan jazz dan gamelan. Sementara itu, Burapha University membawakan lagu Indonesia dan Thailand, seperti Love at Sundown, Jai Sang Ma, dan Pica Pica.

Disebutkan bahwa Indonesian Diaspora Network (IDN) Thailand turut berpartisipasi mengisi stan bazar kuliner Nusantara guna memperkenalkan program kerja IDN Thailand kepada masyarakat Indonesia di Bangkok. Kolaborasi budaya dua negara itu diawali dengan mengheningkan cipta bersama untuk menghormati mendiang Ratu Sirikit yang wafat pada 24 Oktober di usia 93 tahun.

Selain itu, juga dilakukan doa bersama dan penggalangan donasi sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap bencana banjir yang dihadapi kedua negara baru-baru ini. Ant/E-10

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.