Perbaikan Jembatan yang Terdampak Bencana Alam di Bungbulang
Selasa, 09 Des 2025, 22:45 WIBGarut - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat memfokuskan perbaikan jembatan yang rusak terdampak bencana alam di Kecamatan Bungbulang selama tanggap darurat agar masyarakat secepatnya bisa kembali melakukan berbagai aktivitas dengan aman dan nyaman.
"Di Bungbulang ada empat jembatan  yang rusak, dan sangat memarginalkan katakanlah masyarakat Bungbulang, oleh sebab itu kita lakukan percepatan untuk melakukan upaya tanggap darurat," kata Sekretaris Daerah Pemkab Garut juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut Nurdin Yana di Garut, Selasa.
Ia menuturkan, hujan deras dengan intensitas tinggi sejak beberapa hari menyebabkan sejumlah kejadian bencana alam banjir dan tanah longsor yang menimbulkan kerusakan pada infrastruktur jembatan di Kecamatan Bungbulang.
Jembatan yang rusak itu, kata dia, merupakan akses jalan masyarakat untuk berbagai aktivitas pendidikan, perekonomian, maupun kegiatan lainnya, untuk itu pemerintah daerah melalukan percepatan perbaikan.
"Oleh sebab itu kita lakukan percepatan untuk melakukan upaya tanggap darurat, jembatan kita bikin nanti dengan seadanya, yang penting masyarakat aktivitasnya bisa berjalan," katanya.
Ia menyampaikan selain daerah Bungbulang, ada juga jembatan terdampak bencana hidrometeorologi yang terputus sehingga tidak bisa digunakan masyarakat di Kecamatan Peundeuy.
Namun jembatan rawayan di Peudeuy itu, kata dia, kini sudah selesai diperbaiki dan masyarakat bisa kembali memanfaatkan jembatan tersebut meski bebannya masih dibatasi.
"Untuk jembatan rawayan di Kecamatan Peundeuy itu sudah selesai tinggal dicek ke sana, 100 persen sudah selesai, sudah dilalui oleh masyarakat, tapi dengan catatan satu, itu harus bergilir, di atas itu tidak boleh lebih dari tiga orang," katanya.
Ia menambahkan saat ini Pemkab Garut memberlakukan status tanggap darurat untuk memudahkan proses perbaikan fasilitas umum dan penanganan masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi.
"Kita melihat bahwa memang masih ada bencana banjir yang turun, nah itu segera kita lakukan 'recovery'," katanya.
- bencana alam
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate 4,75 persen
-
Mengerikan Filipina Perlu Bantuan Darurat, 2,8 Juta Warga Jadi Korban Topan. Ditemukan 26 Meninggal
-
Antisipasi Potensi Bencana Akibat Siklon Tropis, Pemerintah Perlu Perkuat Mitigasi Risiko
-
Mengenal Seluk Beluk Tokenized Stock, Panduan Lengkap Investasi Saham Digital
-
Tinggalkan Warganya Saat Bencana, Bupati Aceh Selatan Disanksi Mendagri
-
Anda Ibu Menyusui dan Ingin Tetap Berpuasa? Simak Kiat Ini Agar Produksi ASI Terjaga
-
BUMN Bangun 600 Hunian Sementara Pascabanjir Aceh, Targetkan 15.000 Unit
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.