Daftar Wilayah yang Diprediksi Terdampak Banjir Rob saat Natal-Tahun Baru

Selasa, 09 Des 2025, 15:10 WIB

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya potensi banjir rob yang diprediksi terjadi sepanjang periode Natal dan Tahun Baru. Peringatan ini disampaikan Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/12).

Faisal menjelaskan bahwa peningkatan potensi banjir pesisir tersebut dipicu oleh kondisi astronomis, termasuk fase Perigee, Bulan Purnama pada 4 Desember, serta fase Bulan Baru yang akan jatuh pada 20 Desember.

Ket. Foto: — Sumber: Banjir Rob

“Fenomena ini memicu kenaikan muka air laut yang berpotensi menyebabkan banjir rob. Beberapa kejadian sudah dilaporkan di wilayah pesisir utara Jakarta,” ujar Faisal.

Wilayah yang Diprediksi Terdampak Banjir Rob

BMKG memerinci sejumlah wilayah yang memiliki risiko banjir rob pada akhir November hingga pertengahan Desember 2025. Berikut daftar wilayah berdasarkan periode pengamatan:

Periode 29 November – 3 Desember

  • Pesisir Sumatera bagian timur

  • Pesisir Sumatera bagian selatan

  • Pesisir Kalimantan bagian barat

  • Pesisir Kalimantan bagian selatan

  • Pantai utara Jawa

Periode 2 – 10 Desember

  • Pesisir Sumatera

  • Pesisir Jawa

  • Bali

  • Nusa Tenggara

  • Sulawesi Utara

  • Sebagian wilayah Maluku

Periode 5 – 15 Desember

  • Banten

  • Jakarta

  • Pesisir utara-timur Jawa

  • Sebagian Kepulauan Riau

  • Beberapa wilayah Kalimantan

Periode 6 – 12 December

  • Pantai Utara Jakarta

  • Banten

  • Pantura Jawa Barat

Selain memberikan peringatan, BMKG juga melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk mendukung penanganan dampak Siklon Senyar, termasuk evakuasi korban, distribusi logistik, hingga kelancaran penerbangan di wilayah terdampak.

OMC juga digelar di Jawa Barat dan Jawa Timur sebagai bagian dari mitigasi potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.

“Operasi ini kami lakukan untuk meminimalkan potensi risiko sekaligus membantu upaya penanggulangan bencana di berbagai wilayah,” tambah Faisal.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Muhammad Daniel Ramadhan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.