Kamboja-Thailand Memanas, Anwar Ibrahim Ingatkan Semangat Bertetangga Asean

Senin, 08 Des 2025, 16:03 WIB

KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyoroti bentrokan yang kembali terjadi antara pasukan Kamboja dan Thailand di perbatasan kedua negara baru-baru ini.

"Saya sangat prihatin dengan laporan bentrokan bersenjata antara pasukan Kamboja dan Thailand di sepanjang perbatasan kedua negara. Saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mereka yang telah tewas atau terluka," kata Anwar dalam keterangannya di Kuala Lumpur, Senin (8/12).

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Pada Oktober lalu, pemimpin Kamboja dan Thailand menandatangani kesepakatan damai di sela KTT ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur, yang disaksikan langsung oleh Anwar selaku Ketua ASEAN saat itu dan Presiden AS Donald Trump.

Anwar menyatakan bentrokan terbaru itu berisiko mengikis upaya untuk menstabilkan hubungan kedua negara yang bertetangga itu.

Dia menekankan bahwa Thailand dan Kamboja merupakan mitra dekat Malaysia dan anggota penting ASEAN.

Anwar mendesak kedua pihak menahan diri, menjaga saluran komunikasi tetap terbuka, dan memanfaatkan sepenuhnya mekanisme yang telah tersedia.

"Malaysia siap mendukung langkah-langkah yang dapat membantu memulihkan ketenangan dan mencegah insiden lebih lanjut," ujar Anwar.

Dia menegaskan ASEAN tidak dapat membiarkan sengketa jangka panjang berkembang menjadi siklus konfrontasi.

Prioritas utama saat ini, kata Anwar, adalah menghentikan pertempuran, melindungi warga sipil, dan kembali ke jalur diplomatik sesuai hukum internasional serta semangat bertetangga yang menjadi landasan ASEAN. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.