Bupati Sukabumi Puji Goalpara Tea Park: Mesin Baru Penggerak Wisata Daerah!

Senin, 08 Des 2025, 17:05 WIB

KABUPATEN SUKABUMI – Penguatan sektor pariwisata daerah menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dalam banyak kasus, pariwisata terbukti mampu menciptakan efek berganda—mulai dari penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan UMKM, hingga tumbuhnya investasi di sektor pendukung seperti transportasi, kuliner, dan akomodasi.

Ket. Foto: Wahana bermainan perosotan pelangi (rainbow slide) Goalpara Tea Park, tempat wisata alam perkebunan teh dan perbukitan Gunung Gede Pangrango di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA FOTO/ Henry Purba.

Namun, agar potensi tersebut benar-benar optimal, daerah perlu memperkuat kualitas destinasi, meningkatkan konektivitas, dan memastikan tata kelola pariwisata yang profesional.

Di tengah tren perjalanan yang semakin mengutamakan pengalaman autentik dan keberlanjutan, daya saing daerah sangat ditentukan oleh kemampuan menghadirkan layanan yang konsisten dan terintegrasi.

Dengan strategi penguatan yang tepat, pariwisata bukan hanya menjadi sumber pemasukan jangka pendek, tetapi juga alat untuk memperkuat identitas budaya, melestarikan lingkungan, serta memperluas basis ekonomi masyarakat setempat.

Bupati Sukabumi, Jawa Barat, Asep Japar mengapresiasi keberadaan Goalpara Tea Park di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi yang telah berkontribusi dalam penguatan sektor pariwisata daerah itu.

Asep Japar sebagaimana informasi yang diperoleh dari Diskominfosan Kabupaten Sukabumi di Sukabumi, Senin (8/12), mengatakan bahwa meski baru berusia dua tahun, Goalpara Tea Park telah memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan pariwisata Kabupaten Sukabumi.

Ia menyebutkan kawasan itu kini menjadi ruang rekreasi yang membanggakan bagi masyarakat.

Sebelumnya pada HUT Ke-2 Goalpara Tea Park, pada Minggu (7/12) digelar Festival Eksplorasi Pariwisata di kawasan wisata tersebut yang berlokasi di Jalan Cisarua, Kecamatan Sukaraja, dirangkaikan dengan pertunjukan seni melibatkan 1.000 angklung bersama Bupati Sukabumi.

"Tempat ini telah menjelma menjadi destinasi kebanggaan warga Sukabumi," ujar Bupati.

Selain memperkuat daya tarik wisata, Asep menegaskan bahwa Goalpara Tea Park turut mendorong pelestarian seni budaya lokal serta membuka ruang pemberdayaan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Menurut dia, keberadaan destinasi ini menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat dalam membangun daerah.

Ia memastikan pemerintah daerah terus menciptakan ekosistem pariwisata yang aman, nyaman dan berkesan bagi para pengunjung.

Pengembangan pariwisata, lanjutnya, harus tetap selaras dengan kelestarian lingkungan, nilai budaya lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Ke depan, Goalpara perlu terus berinovasi dalam pengembangan atraksi wisata, peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan kerja sama, serta penguatan promosi digital agar semakin dikenal luas," katanya.

Bupati juga berharap Goalpara Tea Park dapat tumbuh sebagai pusat edukasi lingkungan di Kabupaten Sukabumi.

Direktur Goalpara Tea Park Iwan Wahyudinmenambahkan bahwa perjalanan dua tahun merupakan fase penting untuk memperkuat komitmen memberikan pengalaman terbaik bagi para pengunjung.

"Dua tahun bukan waktu yang panjang, tetapi bukan juga perjalanan singkat. Komitmen dan kebersamaan membuat kami terus kuat," ujarnya.

Iwan menegaskan bahwa pihaknya terus berinovasi agar Goalpara Tea Park menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Sukabumi.

Goalpara Tea Park merupakan tempat wisata alam perkebunan teh dan perbukitan dengan lanskap pemandangan Gunung Gede Pangrango, yang diresmikan pada 9 Desember 2023 oleh Bupati Sukabumi saat itu, Marwan Hamami.

Untuk masuk ke kawasan wisata keluarga ini, pengunjung anak-anak dikenakan tiket Rp30 ribu dan untuk dewasa Rp40 ribu.

Ada sejumlah fasilitas gratis seperti jembatan di perkebunan teh, spot foto, rumah hobbit dan pertunjukan air mancur.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.