Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BEI Pasang Rem Keras: Backdoor Listing Tak Bisa Asal Tembus Bursa!

📅 Senin, 08 Des 2025, 17:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
BEI Pasang Rem Keras: Backdoor Listing Tak Bisa Asal Tembus Bursa! Doc: Istimewa.
Ket. Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI).

JAKARTA – Sikap selektif PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terhadap aksi backdoor listing menjadi krusial untuk menjaga integritas dan stabilitas pasar modal Indonesia.

Skema backdoor listing dapat mempercepat proses pencatatan, namun berpotensi menimbulkan risiko asimetri informasi, valuasi yang tidak sehat, hingga kerentanan terhadap manipulasi korporasi.

Dengan memastikan hanya perusahaan yang memiliki fundamental kuat, tata kelola transparan, dan rekam jejak usaha yang jelas yang dapat memanfaatkan jalur ini, BEI dapat melindungi investor dari potensi kerugian dan menjaga kepercayaan publik.

Selektivitas juga membantu menciptakan kualitas emiten yang lebih baik, sehingga pertumbuhan pasar modal tidak hanya cepat, tetapi juga berkelanjutan dan kredibel dalam jangka panjang.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna memastikan BEI bersikap selektif terhadap aksi backdoor listing di pasar modal Indonesia.

Ia memastikan pemegang saham pengendali (PSP) atau pemilik baru yang melakukan aksi backdoor listing di pasar modal Indonesia, memiliki kesediaan untuk membangun dan mendorong pertumbuhan emiten yang mereka akuisisi.

“Yang kita emphasizing adalah bagaimana meyakinkan bahwa para pihak yang masuk adalah pihak yang memiliki willingness untuk ngebangun perusahaan, dan yang kedua, mereka ada aset untuk dapat mem-boosting pertumbuhan perusahaan,” ujar Nyoman dalam wawancara cegat di Gedung BEI, Jakarta, Senin (8/12).

Ia melanjutkan BEI juga memastikan bahwa PSP baru merupakan investor yang memiliki kapabilitas, kompetensi, dan kemauan untuk membangun perusahaan yang mereka akuisisi ke depan.

“Tentunya, yang kita harapkan adalah ada aset yang diinjeksi ke dalamnya, sehingga memberikan perubahan terhadap perusahaan dan ujung-ujungnya memberikan atribusi balik kepada pemegang saham,” ujar Nyoman.

Sepanjang tahun 2025, terdapat tren banyak emiten beraset kecil di BEI yang diakuisisi oleh PSP atau investor baru, atau melangsungkan proses backdoor listing.

Emiten-emiten di BEI yang diakuisisi oleh PSP atau investor baru tersebut, terdiri dari berbagai sektor, di antaranya sektor teknologi, pertambangan, hingga properti.

Backdoor listing merupakan metode bagi perusahaan swasta untuk menjadi perusahaan publik (tercatat di BEI) dengan cara mengakuisisi perusahaan publik yang sudah tercatat di BEI, dan tidak melalui aksi Initial Public Offering (IPO).

Per 8 Desember 2025, perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia telah mencapai 968 emiten, yang mana terdapat sebanyak 25 emiten baru sepanjang tahun 2025.

Dari sisi pipeline (antrean), terdapat sebanyak 12 perusahaan berada dalam antrean melangsungkan IPO, yang terdiri dari 8 perusahaan skala besar dengan aset di atas Rp250 miliar, dua perusahaan aset skala menengah antara Rp50-Rp250 miliar, dan satu perusahaan aset skala kecil di bawah Rp50 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.