Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Kualanamu, Tiga Pesawat Domestik Batal Terbang

📅 Jumat, 16 Okt 2026, 05:51 WIB | Oleh:
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Kualanamu, Tiga Pesawat Domestik Batal Terbang Doc: Antara foto/HO-PT Angkasa Pura Aviasi
Ket. Sejumlah pesawat terparkit di apron sisi udara di tengah kabut asap kebakaran hutan dan lahan di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (15/10).

MEDAN - PT Angkasa Pura Aviasi selaku pengelola Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, menyatakan tiga penerbangan rute domestik dibatalkan akibat kabut asap di kawasan bandara setempat.

Selain itu, terdapat empat penerbangan, yakni tiga rute domestik dan satu rute internasional mengalami penundaan di Bandara Internasional Kualanamu.

"Ya, hari ini tiga penerbangan domestik di cancel (batal). Ada empat penerbangan, di antaranya satu rute Kuala Lumpur mengalami delay (tertunda)," kata Humas PT Angkasa Pura Aviasi Zul Andrika di Deli Serdang, Kamis (15/10).

Pembatalan penerbangan rute domestik ini meliputi rute Kualanamu-Mandailing Natal, Kualanamu-Takengon, dan Kualanamu-Sibolga.

Sedangkan penerbangan yang mengalami delay, yakni salah satunya rute internasional tujuan Bandara Internasional Kuala Lumpur di Malaysia.

"Semua penerbangan yang mengalami keterlambatan akibat kabut asap sejak pagi hingga pukul 16.35 WIB sudah diterbangkan kembali," jelas Zul.

Ia mengatakan penundaan penerbangan rute domestik dan internasional ini terjadi karena jadwal keberangkatan maupun kedatangan pesawat mengalami keterlambatan.

"Tidak lama memang, tetapi beberapa penerbangan yang sebelumnya ditunda, kini sudah terbang," imbuhnya.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan Hendro Nugroho mengatakan kabut asap terdeteksi melanda seluruh wilayah Sumatera Utara.

Padahal hasil pemantauan citra satelit pada sebaran hotspot (titik panas) di Sumut, Selasa (13/10), tidak terdapat satu pun titik panas di wilayah Sumatera Utara.

"Tapi, pengamatan Stasiun Meteorologi Aek Godang dan Stasiun Meteorologi Silangit hari ini pukul 10.00 WIB, terjadi penurunan jarak pandang di Sumatera Utara menjadi 1 sampai 4 kilometer," jelas Hendro di Medan, Rabu (14/10).

Selain itu, kata Hendro, pemantauan kualitas udara terkonsentrasi PM2.5 atau partikel sangat kecil di udara berada di wilayah Sumatera Utara dengan kategori sedang dan tidak sehat.

Ia juga mengimbau masyarakat Sumut di wilayah berpotensi terdampak asap mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat kondisi udara berkabut atau jarak pandang menurun.

"Apabila memerlukan kegiatan di luar ruangan, sebaiknya menggunakan masker," ujar Hendro.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Kabut Asap Pekat Menyelimuti Singapura

48 menit yang lalu | Fajar Alim M

Luar Negeri
Kabut Asap Pekat Menyelimut...

Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Sulawesi Utara

49 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antrean Kendaraan Mengular ...
Nasional
TNI dan ADF Gelar Latihan O...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.