Kebakaran Klub Malam di India Tewaskan 23 Orang

Minggu, 07 Des 2025, 08:10 WIB

MUMBAI - Setidaknya 23 orang tewas dalam kebakaran di sebuah klub malam populer di negara bagian Goa, India barat, kata kepala menteri Pramod Sawant dan pejabat lainnya Minggu (7/12) dini hari.

Beberapa wisatawan termasuk di antara yang tewas dalam kebakaran yang terjadi sekitar tengah malam di sebuah klub di Arpora di distrik Goa Utara, menurut pejabat yang dikutip oleh kantor berita Press Trust of India.

Ket. Foto: Kebakaran hari Sabtu dilaporkan disebabkan oleh ledakan tabung silinder, dan korban tewas sebagian besar adalah anggota staf dapur. — Sumber: AP

"Hari ini adalah hari yang sangat menyakitkan bagi kita semua di Goa. Kebakaran besar di Arpora telah merenggut nyawa 23 orang," tulis Sawant di X.

"Saya mengunjungi lokasi kejadian dan telah memerintahkan penyelidikan atas insiden ini," katanya. 

"Mereka yang terbukti bertanggung jawab akan menghadapi tindakan paling tegas berdasarkan hukum -- segala kelalaian akan ditindak tegas."

Menteri tersebut mengatakan sangat berduka dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Sawant mengatakan kepada wartawan di tempat kejadian bahwa "tiga hingga empat" wisatawan telah meninggal.

Tiga orang meninggal akibat luka bakar, sementara yang lainnya meninggal karena mati lemas, katanya.

Goa, bekas koloni Portugis di tepi Laut Arab, memikat jutaan wisatawan setiap tahun dengan kehidupan malamnya, pantai berpasir, dan suasana pesisir yang santai.

Namun, kebakaran sering terjadi di India akibat praktik pembangunan yang buruk, kepadatan penduduk, dan kurangnya kepatuhan terhadap peraturan keselamatan.

Media lokal, mengutip pejabat polisi, mengatakan kebakaran itu diduga disebabkan oleh "ledakan tabung silinder" tetapi menambahkan bahwa penyelidikan lebih lanjut diperlukan.

PTI mengutip legislator setempat Michael Lobo yang mengatakan petugas pemadam kebakaran dan polisi terlibat dalam upaya penyelamatan sepanjang malam.

Lobo menambahkan bahwa pejabat akan melakukan audit keselamatan kebakaran di tempat serupa untuk mencegah terjadinya insiden serupa.

Pada bulan Mei, sedikitnya 17 orang tewas setelah kebakaran melanda gedung tiga lantai di kota Hyderabad, India.

Sebulan sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di sebuah hotel di Kolkata, menewaskan sedikitnya 15 orang. Beberapa orang memanjat keluar jendela dan naik ke atap untuk menyelamatkan diri.

Dan tahun lalu, sedikitnya 24 orang tewas setelah kebakaran terjadi di sebuah taman hiburan yang penuh sesak di negara bagian Gujarat, India barat.

Para pejabat saat itu menghubungkan tingginya angka kematian dan cedera di arena permainan itu dengan kurangnya standar keselamatan yang tepat, dan mencatat banyak orang terjebak karena struktur sementara di fasilitas itu runtuh di dekat pintu masuk.

  • Kebakaran

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.