- Home
-
- Megapolitan
-
- Ratusan Korban Kebakaran B...
Ratusan Korban Kebakaran Batu Ceper Kehilangan Rumah, Pemkot Jakpus Prioritaskan Penanganan Darurat
Selasa, 01 Sep 2026, 08:55 WIBJAKARTA - Sekitar 114 rumah warga di pemukiman padat penduduk di Jalan Batu Ceper, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat ludes terbakar pada Senin (31/8) sore. Sebanyak 310 Kepala Keluarga (KK) atau 880 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Merespons kejadian kebakaran tersebut, Pemerintah Kota Jakarta Pusat memprioritaskan penanganan darurat dan penyaluran bantuan natura bagi warga terdampak.
Wali Kota Jakarta Pusat Arifin mengatakan pembahasan perbaikan rumah akan dilakukan setelah masa tanggap darurat selesai.Â
"Fokus utama saat ini adalah mitigasi darurat serta penyaluran bantuan natura. Pembahasan mengenai perbaikan atau rekonstruksi rumah warga akan dilakukan setelah masa tanggap darurat selesai," kata Arifin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (1/9).
Arifin menjelaskan penanganan saat ini dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Sosial, serta unsur terkait lainnya.
Berdasarkan pendataan sementara, kebakaran berdampak pada empat RT di lingkungan RW 01 Kelurahan Kebon Kelapa, yakni RT 04, RT 05, RT 07, dan RT 09.
Sebanyak 114 rumah dilaporkan rusak atau terdampak dengan jumlah warga yang terpengaruh mencapai lebih dari 800 jiwa.
Arifin mengatakan penanganan di lokasi masih berlangsung dengan petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) melakukan pendinginan untuk memastikan kondisi aman setelah kebakaran.
Selain penanganan di lokasi, pemerintah menyiapkan sejumlah kebutuhan dasar bagi warga terdampak selama masa tanggap darurat, termasuk makanan, minuman, air bersih, dan toilet bergerak.
Sejumlah lokasi juga disiapkan sebagai tempat pengungsian, yakni Pos RW 01, tenda pengungsian di lahan kosong, area bagian dalam, serta fasilitas gedung parkir.
Namun demikian, kondisi tempat pengungsian belum sepenuhnya padat karena sebagian warga terdampak memilih tinggal sementara di rumah kerabat terdekat.
Menurut Arifin, untuk warga yang berada di tenda pengungsian resmi, bantuan makanan telah didistribusikan.
Pemerintah bersama unsur terkait juga terus memastikan ketersediaan sarana pendukung selama warga menjalani masa tanggap darurat.
"PLN tengah melakukan upaya pemulihan jaringan agar pasokan listrik dapat kembali menyala setelah kondisi di lokasi dinyatakan aman," katanya.
Diketahui, kebakaran sebelumnya melanda permukiman padat di Jalan Batu Ceper, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Senin sore.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat mengerahkan 29 unit mobil pemadam dengan 135 personel untuk melokalisir api yang cepat merambat akibat kepadatan hunian dan akses jalan yang sempit.
Berdasarkan pendataan Kecamatan Gambir, kebakaran tersebut berdampak pada 114 rumah dengan 310 kepala keluarga atau 880 jiwa.
Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan tim identifikasi forensik setelah proses pendinginan selesai.
- Kebakaran
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jaga Pasokan Air bagi Masyarakat, BP Batam Pastikan Peningkatan Layanan Air Bersih
-
Kebakaran Besar Hanguskan 500 Rumah di Bangka Selatan, Api Diduga dari Lahan yang Terbakar
-
Kabut Asap Pekat, Pemkab Kuansing Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh.
-
Sekolah Terapung di Wakatobi Direvitalisasi Kemendikdasmen
-
Kebakaran Melanda Gudang Pembuatan Kapal di Kepulauan Seribu, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
-
Swiss Menggila! Makedonia Utara Jadi Korban, Slovenia Bikin Skotlandia Tak Berkutik
-
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Prabowo dan Infantino Serahkan Trofi kepada Kevin Diks
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.