Bikin Kaget! Transaksi QRIS Antarnegara di Sulut Capai Rp2,4 Miliar
Senin, 05 Okt 2026, 05:31 WIBMANADO - Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Joko Supratikto mengatakan transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) antaranegara di daerah tersebut mencapai Rp2,4 miliar hingga Agustus 2026.
"Capaian tersebut menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan pembayaran digital lintas negara di tengah tingginya aktivitas pariwisata di Sulut," kata Joko, di Manado, Minggu.
Joko mengatakan besarnya nilai transaksi tersebut juga mencerminkan potensi pasar wisatawan mancanegara yang telah memiliki akses terhadap sistem pembayaran lintas negara.Â
Kondisi ini, katanya, dinilai dapat mendukung perluasan transaksi digital di berbagai destinasi wisata serta pusat-pusat aktivitas ekonomi di Sulut.
Ia menjelaskan konektivitas pembayaran melalui QRISÂ antarnegara memberikan kemudahan bagi wisatawan mancanegara dalam melakukan transaksi selama berada di Sulut.Â
Wisatawan, katanya, dapat memanfaatkan sistem pembayaran digital tersebut untuk memenuhi berbagai kebutuhan selama berwisata, termasuk berbelanja dan menikmati layanan ekonomi lokal.
Realisasi transaksi sebesar Rp2,4 miliar pada Agustus 2026 sekaligus memperlihatkan peluang yang semakin besar bagi pelaku usaha lokal. Kemudahan pembayaran lintas negara memungkinkan UMKM, pelaku ekonomi kreatif, hingga usaha pariwisata menerima transaksi dari wisatawan mancanegara secara lebih praktis.
Penggunaan QRIS Antarnegara juga berpotensi memperluas inklusi digital bagi pelaku usaha di daerah, dengan semakin banyaknya merchant yang menerima pembayaran digital lintas negara, wisatawan memiliki lebih banyak pilihan untuk bertransaksi tanpa harus bergantung sepenuhnya pada metode pembayaran konvensional.
Dia menjelaskan potensi tersebut menjadi semakin penting seiring dengan perkembangan kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulut. Kehadiran wisatawan tidak hanya memberikan dampak terhadap sektor akomodasi dan transportasi, tetapi juga dapat mendorong perputaran ekonomi pada sektor kuliner, perdagangan, ekonomi kreatif, dan UMKM.
Karena itu, katanya, penguatan akseptasi QRISÂ antarnegara di berbagai destinasi wisata menjadi bagian penting untuk mengoptimalkan dampak ekonomi dari aktivitas pariwisata. Perluasan penggunaan QRIS dapat dilakukan di kawasan wisata, pusat kuliner, sarana transportasi, serta sentra-sentra UMKM yang menjadi tujuan wisatawan.
Dengan semakin kuatnya ekosistem pembayaran digital lintas negara, Sulut memiliki peluang untuk meningkatkan manfaat ekonomi dari kunjungan wisatawan mancanegara. Penguatan infrastruktur dan akseptasi QRIS antarnegara diharapkan dapat memperluas akses transaksi digital sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara lebih inklusif.
- QR Code Indonesian Standard (QRIS)
- Sulawesi Utara (Sulut)
- QRIS
- Transaksi QRIS
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Kapal Virgo Terbalik di Laut Jawa, 6 Orang Tewas, 129 Belum Ditemukan
-
Menkeu Suahasil Didesak Terbitkan Bea Keluar Batu Bara, Potensi Cuan Negara Rp353 T, Solusi Atasi Tekanan Fiskal
-
Bukan Sekadar Bazar! UMKM BRILiaN BRI Genjot Transaksi Digital Lewat QRIS
-
Kasus Korupsi ATR/BPN, Nama Fahd Arafiq Muncul sebagai Penampung Uang.
-
Stok Aman! Kabupaten Seluma Terima Tambahan Kuota Pupuk Subsidi 800 Ton
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.