JEKATE Running Series Siap Ramaikan Semua Sudut Kota Jakarta

Minggu, 07 Des 2025, 12:45 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PAM Jaya resmi memperkenalkan JEKATE Running Series, sebuah rangkaian ajang lari 5K dan 10K yang akan digelar bergilir di seluruh wilayah Jakarta. Program ini diluncurkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta pada Minggu (7/12) sebagai langkah baru menghadirkan event olahraga yang benar-benar merata, bukan hanya terpusat di kawasan ikonik ibu kota.

Peluncuran JEKATE Running Series mengusung tema “JEKATE Running Series: Explore The City, Own Your Flow” yang merepresentasikan komitmen Pemprov DKI dalam menghidupkan kembali ruang publik. Ajang ini diharapkan menjadi ruang aktivitas yang aman, nyaman, dan produktif sekaligus sarana memperkuat akses olahraga di semua kecamatan.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

"Sebagai kota global, Jakarta perlu menghadirkan ruang publik yang merata dan dapat diakses untuk kegiatan fisik bagi seluruh warga. JEKATE Running Series menegaskan bahwa ruang olahraga tidak hanya berpusat di Sudirman, tetapi tersebar di setiap penjuru kota," ujar Gubernur Pramono.

Melalui program ini, pemerintah ingin membangun kebiasaan hidup sehat yang inklusif mulai dari Jakarta Pusat hingga Kepulauan Seribu. Kick-off JEKATE Running Series dijadwalkan berlangsung pada 14 Desember 2025 di Epiwalk, Rasuna Said, dengan 4.100 peserta dari berbagai komunitas lari serta masyarakat umum.

"Saya berharap, JEKATE Running Series menjadi wadah yang menggerakkan partisipasi masyarakat untuk membangun budaya hidup sehat, sekaligus memperkuat fungsi ruang publik sebagai ruang interaksi sosial yang positif," kata Gubernur Pramono.

Gubernur Pramono menegaskan bahwa kegiatan lari kini menjadi bagian penting dalam gaya hidup masyarakat Jakarta. Ia menyebut, kota perlu menyediakan fasilitas dan ruang yang memadai agar berbagai event lari dari 5K sampai marathon bisa berlangsung dengan optimal.

"Salah satu hal yang harus didorong adalah kegiatan yang berkaitan dengan lari 5K, 10K, half marathon, maupun marathon. Siapa pun yang ingin menyelenggarakan event lari di Jakarta, kita harus fasilitasi sebaik-baiknya," imbuhnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Jakarta menargetkan menjadi tuan rumah event marathon dengan 50 ribu peserta pada 2027. Pemerintah sebelumnya sudah menargetkan 40 ribu peserta pada tahun 2024 dan 2026 sebagai bagian dari pemanasan menuju gelaran marathon terbesar Indonesia.

"JEKATE Running Series harus memiliki sesuatu yang berbeda. Pertama, inisiasinya adalah PAM Jaya. Kedua, mendapat dukungan penuh Balai Kota," tegas Gubernur Pramono.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menjelaskan bahwa rangkaian ini merupakan bagian dari kampanye besar terkait layanan air bersih. Menurutnya, JEKATE Running Series dipilih karena olahraga lari memiliki daya tarik besar dan mampu menjangkau banyak lapisan masyarakat.

"Ini pekerjaan besar. Belum pernah ada penambahan hingga 1 juta sambungan dalam lima tahun. Tapi, rangkaian ini harus dijalani. Melalui event lari, kami melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa," ujar Arief.

Arief juga menyebut masih banyak warga yang belum memanfaatkan sambungan gratis sehingga edukasi harus terus dilakukan. Ia menekankan bahwa air bersih sangat berkaitan dengan kesehatan sehingga kampanye ini perlu disampaikan lewat pendekatan yang menyenangkan.

"Air berhubungan dengan kesehatan. Ini menjadi tagline kami hingga 2029. Ada lima seri dalam JEKATE Running Series dan setiap medali punya keunikan sebagai bagian dari rangkaian tersebut," jelasnya.

Saat ini PAM Jaya sudah mencapai progres layanan air bersih sebesar 78 persen dan menargetkan 80 persen pada akhir 2025. Melalui JEKATE Running Series, perusahaan berharap kesadaran masyarakat terhadap layanan air bersih semakin meningkat seiring bertambahnya kesempatan publik untuk terlibat dalam kegiatan olahraga massal.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.