Kepri All-Out! Sembilan Event Wisata Diluncurkan untuk Genjot Kunjungan di Akhir Tahun

Sabtu, 06 Des 2025, 20:05 WIB

TANJUNGPINANG – Peningkatan pariwisata di daerah menjadi strategi kunci untuk memperluas basis pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus mendorong pemerataan pembangunan. 

Ketika sektor pariwisata berkembang, efek penggandanya dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan permintaan terhadap jasa transportasi, akomodasi, kuliner, hingga produk kreatif UMKM.

Ket. Foto: Taman Gurindam 12 di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Kepualauan Riau (Kepri). — Sumber: Istimewa.

Namun, penguatan pariwisata tidak dapat mengandalkan promosi semata; diperlukan pengembangan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan, serta kurasi daya tarik wisata yang relevan dengan tren wisatawan.

Integrasi antar-sektor juga penting, termasuk kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan komunitas lokal untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan budaya setempat.

Dengan pendekatan yang holistik, pariwisata daerah tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga memperkuat identitas lokal dan menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) meluncurkan sembilan event menarik dalam kalender pariwisata periode Desember 2025 guna menggenjot kunjungan wisatawan di akhir tahun.

"Ada berbagai agenda wisata, mulai dari perhelatan budaya, kuliner, hingga olahraga yang tentunya sangat sayang untuk dilewatkan," kata Kepala Dispar Kepri Hasan dihubungi di Tanjungpinang, Sabtu (6/12).

Ia memerinci, sembilan event pariwisata periode Desember 2025, adalah Gurindam 12 Purnama di Pulau Penyengat, Tanjungpinang (6-7 Desember 2025).

Kemudian, Lomba Jong Indera Sakti ke-1 Penyengat di Pulau Penyengat (20-21 Desember 2025), lalu A Delightful Magical Dinner di Nongsa Resort, Batam (24 Desember 2025).

Selanjutnya, BTN Kepri Moonrun di Tanjungpinang (27-28 Desember 2025), lalu Gerakan Wisata Bersih Kepri di Kawasan Gurindam 12 (28 Desember 2025).

Berikutnya, Festival New Years Eve Celebration di Nongsa Resort, Batam (31 Desember 2025), kemudian Bintan Resort Carnival di Lagoi, Bintan (31 Desember 2025), Kepri Creative Celebration di Tanjungpinang (31 Desember 2025), serta Festival Gonggong Bintan di Bintan (30-31 Desember 2025).

Hasan mengatakan sembilan event itu akan dikemas semenarik mungkin sehingga menjadi rangkaian kegiatan wisata yang memberikan ruang lebih bagi kenyamanan peserta maupun pengunjung.

Agenda pariwisata Kepri yang dihelat sepanjang Desember 2025 ini akan menjadi penutup rangkaian event sepanjang 2025 yang memberi dampak terhadap berbagai sektor.

Ia juga menyebut kegiatan-kegiatan pariwisata yang digelar di Kepri sepanjang tahun ini telah melibatkan banyak pihak, mulai dari pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), pelaku pariwisata, seniman, pegiat kebudayaan, hingga figur yang menarik pengunjung dalam jumlah besar.

"Pariwisata tidak hanya berbicara mengenai angka kunjungan wisatawan, tetapi juga seberapa besar dampak perekonomiannya," terang Hasan.

Lanjut Hasan menambahkan Dispar Kepri akan terus berupaya menghadirkan berbagai event wisata menarik di tahun 2026. Ada sekitar 76 event yang diluncurkan melalui kalendar wisata tahun depan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dalam maupun luar negeri.

"Untuk saat ini, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri per Oktober 2025 mencapai 1,6 juta orang. Sementara wisatawan domestik 3,5 juta orang," ucap Hasan.

  • Pemprov Kepri
  • kalender pariwisata

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.