Tiga Pembalap Berebut Gelar Formula 1
Jumat, 05 Des 2025, 07:35 WIBABU DHABI, UNI EMIRAT ARAB - Pembalap asal Belgia Lando Norris bersiap menghadapi bukan hanya Âkecepatan para rival, tetapi juga tekanan terhadap diri sendiri saat memburu gelar dunia F1 perdananya di Grand Prix Abu Dhabi, Minggu (7/12) malam. Laga ini menutup musim yang menjanjikan drama besar.
Setelah dua akhir pekan penuh kesalahan yang merugikan, pemimpin klasemen itu, bersama rekan setimnya: di McLaren dan Oscar Piastri, harus tampil tanpa cela. Tujuannya agar Max Verstappen tak mampu menuntaskan Âkebangkitan spektakuler jelang garis akhir.
Untuk pertama kalinya sejak empat pembalap berebut gelar di Abu Dhabi 2010, perebutan gelar kembali melibatkan lebih dari dua kandidat. McLaren, lebih dari siapa pun, gelisah menengok kaca spion untuk mengawasi Verstappen.
Norris mengantongi keunggulan 12 poin atas Verstappen dan 16 poin atas Piastri. Sebuah finis podium sudah cukup mengunci gelar. Namun, momentum sepenuhnya berada di kubu Verstappen yang memenangi lima dari delapan balapan terakhir, tanpa gangguan persaingan internal maupun instruksi tim.
Akhir pekan lalu di Qatar, dua pekan setelah Norris dan Piastri didiskualifikasi di Las Vegas akibat keausan plank mobil, McLaren Âkembali membuat blunder dalam strategi pit-stop dan menyerahkan Âkemenangan kepada VerÂstappen. Padahal Piastri menjadi yang tercepat di setiap sesi, tapi hanya finis kedua, dan Norris ketiga.
Hasil itu menjadi pintu pembuka duel penentu paling panas sejak kontroversi 2021, ketika Verstappen menumbangkan Lewis Hamilton. Di atas kertas, gelar berada dalam genggaman Norris.
Namun, sejarah menunjukkan segalanya bisa berbalik dalam tekanan final. Contohnya pada tahun 2010. Ketika itu, Sebastian Vettel meraih Âkemenangan dan gelar meski datang sebagai kandidat ketiga.
Karena itu, Piastri tetap punya harapan. Pembalap Australia berusia 24 tahun itu tampil luar biasa di Qatar. Kini berharap menjadi juara dunia Âpertama dari negaranya sejak Alan Jones pada 1980. Dikelola oleh Mark Webber, fokus mentalnya diyakini terjaga di Yas Marina, sirkuit tempat Norris menang tahun lalu dan Verstappen Âempat musim Âsebelumnya.
Verstappen, yang kini memburu rekor lima gelar beruntun milik Michael Schumacher, datang dengan kepercayaan diri penuh. Sejak akhir Agustus, dia menutup defisit 104 poin dan memanfaatkan inkonsistensi McLaren dengan performa nyaris sempurna.
Ketiga kandidat sama-sama meraih tujuh kemenangan ÂmuÂsim ini. Sedangkan dua sisaÂnya menjadi milik George Russell. Ketatnya persaingan, ditambah performa McLaÂren yang merosot setelah ÂmeÂngunci gelar konstruktor, membuat akhir musim ini diprediksi berlangsung sengit. ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Ferrari Siap Akhiri Laju Kemenangan Antonelli di GP Monako
-
PBB akan Melakukan Pemungutan Suara Soal Resolusi Selat Hormuz
-
Program Pilah Sampah di Rorotan Berhasil Kurangi hingga 6 Ton Sampah
-
Perbaikan Atap di Gate 7 Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Telah Selesai
-
Van Dijk Minta Maaf Usai Liverpool Dibantai Manchester City
-
Lestari Moerdijat: Peningkatkan Literasi Anak Bangsa Harus Konsisten
-
Keberangkatan PPIH di Bandara Soetta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.